Breaking News:

Kuliner

Angkat Produk Rumahan Ibu-ibu Kampung di Batola, Nanang Alfi Luncurkan Kipungan Banua

Muhammad Alfianor, pemuda kelahiran Lok Buntar 22 Desember 1997 berjualan makanan ringan yang bahan bakunya diolah ibu-ibu di kampungnya.

Penulis: Salmah
Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Muhammad Alfianor, Nanang Banjar 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Demikian motto pemuda satu ini hingga ia berwirausaha selalu berusaha saling bantu dengan sesama usaha kecil.

Saat ini Muhammad Alfianor, pemuda kelahiran Lok Buntar 22 Desember 1997 yang berlatar pendidikan Pondok Pesantren Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar, berjualan makanan ringan yang bahan bakunya diolah ibu-ibu di kampungnya.

"Pisang krispi dan akar pinang. Kedua camilan ini saya kemas dan branding dengan nama Kipungan Banua. Usaha ini sekalian membantu perekonomian masyarakat di kampung saya di Batola," jelasnya.

Sidang Isbat Awal Zulhijjah 1441 H Digelar 21 Juli, Simak 84 Lokasi Rukyat Hilal, Aceh hingga Papua

Bentar Lagi Sholat Dhuha, Ini Niat, Jumlah Rakaat, Waktu Dhuha dan Doa-doa serta Keutamaan

Polisi Tunjukkan Video Penggeledahan di Rumah Catherine Wilson, Keket Diduga Gunakan Sabu

Alfianor yang berpredikat Wakil IV Nanang Kabupaten Banjar 2019 dan Juara 2 Duta Lalu Lintas Polres Banjar, memperhatikan ibu-ibu di kampungnya yang pandai bikin aneka produk makanan tapi bingung memasarkannya.

"Makanya saya memberanikan diri memasarkan, walau untungnya tidak seberapa. Bahkan bisa dikatakan untuk saya pribadi tidak ada dapat untung. Pokoknya saling bantu aja dan hasilnya untuk membantu para ibu tersebut. Ya, selagi kita bisa bermanfaat bagi orang lain, buat apa berat tangan?" seloroh Alfianor.

Bahan baku ada yang dari hasil kebun sendiri, dan adapula yang beli dari warga lain yang punya kebun.

Sedangkan alat kerja, Alfianor menyediakan sendiri.

Sistem pemasaran dan penjualan yang dilakukan di masa pandemi corona ini lebih dominan secara online.

Rencana ke depan ingin menyebar produk ini ke minimarket.

"Alhamdulillah selama seminggu berjalan, saya memiliki beberapa reseller di beberapa daerah," tukas Alfianor.

Harapannya usaha ini bisa terus meningkat sehingga bisa mengangkat dan membantu perekonumian masyarakat di kampung dan produknya bisa menyebar ke mana-mana.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved