Bumi Selidah

Wabup Batola Menilai Apel Persiapan dan Simulasi Karhutla Sangat Penting

Petugas Polri, TNI, Satpol PP, pemadan kebakaran dan lainnya mengikuti apel Kesiapsiagaan Karhutla dipimpin Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor.

Tayang:
Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Alpri Widianjono
HUMAS PEMKAB BATOLA
Wakil Bupati Barito Kuala (Batola), Rahmadian Noor, memimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Jumat (17/7/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Api tiba-tiba membesar. Sejumlah masyarakat, serta petugas dari Polri dan TNI, melakukan upaya pemadaman dengan melibatkan sejumlah armada pendukung TNI, Polri, Satpol-PP, BPBD, relawan Damkar, dan perusahaan. 

Kejadian yang berlangsung Jumat (17/7/2020) itu, berawal ketika Tim Gabungan Karhutla Barito Kuala (Batola), Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), melaksanakan patroli gabungan serta penyisiran daerah rawan bencana kebakaran. 

Di tengah perjalanan, melalui aplikasi Lancang Kuning, termonitor hotspot di titik kordinat 2 derajat 58 45 LS dan 114 derajat 45 53 di lahan persawahan dan hutan di Desa Karya Baru, Kecamatan Marabahan.

Tim yang mengetahui itu, dengan didukung peralatan, sigap mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman.

Para petugas yang bergerak terampil akhirnya berhasil menjinakan api yang tadinya berkobar hebat.

Simulasi terpadu dalam penanganan karhutla di halaman Kantor DPRD Kabupaten Batola, Jumat (17/7/2020).
Simulasi terpadu dalam penanganan karhutla di halaman Kantor DPRD Kabupaten Batola, Jumat (17/7/2020). (HUMAS PEMKAB BATOLA)

Begitulah, skenario yang disusun Polres Batola saat menggelar simulasi terpadu dalam penanganan karhutla di halaman Kantor DPRD Batola, Jalan Jenderal Sudirman. 

Sebelum simulasi, terlebih dulu digelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla yang dipimpin Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, didampingi Kapolres AKBP Lalu Mohamad Syahir Arif SIK MH dan Dandim 1005/Marabahan diwakili Pasi Ops, Kapten M Aziz.

Apel ini juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Batola, Saleh, Ketua PN Marabahan, Yohanes Purnomo Suryo Adi SH MHum, para Kabag Polres Batola, para kapolsek dan jajaran Polres Batola, Kasatpol-PP dan Damkar M Anjar Wijaya, Kalak BPBD Sumarno, ini juga berisi amanat dari Wakil Bupati H Rahmadian Noor. 

Rahmadi menilai, Apel Kesiapan dan Simulasi Karhutla sangat penting sebagai bekal persiapan sekaligus bahan evaluasi dalam rangka menghadapi kemungkinan terjadinya bencana maupun karhutla.

Lebih-lebih di Kabupaten Batola, lanjutnya, hampir setiap tahun karhutla melanda beberapa wilayah. 

Apel tersebut diikuti sejumlah pasukan, dari Kodim 1005/Marabahan, Polres Batola, Satpol PP, Damkar, BPBD, dan gabungan barisan pemadam kebakaran.

Masih pesan Wabup, kebakaran hutan atau lahan bukan hanya disebabkan gejala alam dengan timbulnya titik-titik hotspot pada musim kemarau.

Sebagian, lanjutnya, disebabkan perilaku masyarakat yang membuka dan membersihkan lahan dengan cara membakar yang sangat rentan menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan serta merubah perilaku pembakaran baik pada saat membuka maupun membersihkan lahan.

Apel Kesiapan dan Simulasi Karhutla ini diakhiri pengecekan alat kesiapsiagaan dari Wakil Bupati H Rahmadian Noor dan Unsur Forkopimda. (AOL/*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved