Pilkada Kalteng 2020
PPDP Kalteng Terapkan Protokol Kesehatan Saat Coklit Data Pemilih Pilkada
Para PPDP wajib kenakan masker dan face shield untuk mencegah penyebaran Covid-19 saat melakukan coklit data pemilih Pilkada Kalteng tahun 2020.
Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data melalui Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) sejak tanggal 15 Juli sampai 13 Agustus 2020 mendatang untuk menyukseskan Pilkada serentak di Bumi Tambun Bungai.
Ketua KPU Kalteng, Harmain Ibrohim, saat memulai coklit data Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran dan keluarga, mengungkapkan, pelaksanaan coklit sudah dilaksanakan sejak tanggal 15 Juli-13 Agustus 2020.
Pelaksanaan coklit serentak, untuk satu petugas PPDP minimal tiga tokoh yang dimulai dari Gubernur, Walik Kota, Ketua DPRD dan tokoh lainya oleh petugas lainnya.
Dikatakan dia, seluruh Kalteng dengan 6.051 TPS, sehingga petugas PPDP akan mencoklit minimal ada 18.153 tokoh se Kalteng.
• Gubernur Sugianto Imbau Warga Sukseskan Coklit Data Pilkada Kalteng dan Kotim
• Katingan Siapkan Dana Rp 283 Juta Sukseskan Pilgub Kalteng
• Lima Pelaku Jaringan Pembuat Dokumen Palsu Hasil Rapid Test Diamankan Polres Kobar Kalteng
• Polda Kalteng Ajak Pelajar SMK di Palangkaraya Bijaksana Bermedsos
• Kapolda Kalteng Resmikan Laboratorium PCR RS Bhayangkara, Tracing Dilakukan Makin Agresif
"Tentunya harapan kami, dengan terdaftarnya para tokoh di Kalteng tersebut akan membawa dampak baik kepada seluruh masyarakat ahar juga bisa terdaftar,” ujar Marmain.
Pelaksanaan coklit hari pertama, yang dilakukan PPDP ke rumah Gubernur Kalteng dipimpin langsung oleh Ketua KPU Kota Palangkaraya Ngismatul Khoiriyah, Ketua KPU Kalteng Harmain Ibrahim, Ketua Bawaslu Kalteng Satriadi, serta penyelenggara lainnya yang juga ikut.
Ketua KPU Provinsi Kalteng, Harmain, menyebut, kegiatan gerakan coklit tersebut dilaksanakan secara serentak untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng, serentak dilaksanakan pada 270 daerah pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang dilaksanakan dalam tahun 2020 ini.
Mantan Ketua KPU Kota Palangkaraya ini menegaskan, petugas PPDP yang akan datang ke rumah-rumah warga untuk melaksanahon coklit susah sesuai dengan protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan face shield.
Petugas PPDP semuanya juga sudah dilakukan rapid tes dan dalam keadaan sehat terhindar dari Covid-19.
“Tidak perlu ragu dan takut, petugas PPDP datang dalam keadaan sehat, karena sudah melakukan rapid tes semua," ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Palangkaraya, Ngismatul Khoiriyah, menyampaikan, dalam melaksanahon tugas coklit petugas PPDP kadang masih mengalami sedikit kendala, karena salah pengertian.
"Ada saja masyarakat yang takut menerima karena dianggap petugas PPDP yang datang ke rumah warga, mau melakukan rapid tes, apalagi petugas datang dengan pakaian lengkap dengan ketentuan SOP. Tapi kami sudah menyosialisasikan bahwa merdeka adalah petugas coklit data dari KPU, " ujarnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/gubernur-kalteng-h-sugianto-sabran-yulistra-ivo-ppdp-coklit-pilkada-sabtu-1872020.jpg)