Breaking News:

Berita Tanahlaut

VIDEO Warga Sungaibakar Tala Hidupkan Wisata Gua Marmer, Bersihkan Jalur hingga Bikin Papan Petunjuk

Gua Marmer di Desa Sungai Bakar Kecamatan Bajuin Tanahlaut kini terbuka. Warga Sungaibakar bergotong royong membersihkannya

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI -  Setelah bertahun-tahun lamanya jalan menuju Gua Marmer terselimuti semak belukar, kini pemandangan berbeda terlihat nyata di lokasi setempat.

Hal itu setelah warga setempat bergotong-royong membersihkan jalur menuju objek wisata legendaris di Tala tersebut, dua hari lalu. Mereka juga membersihkan area sekitar gua.

"Kami juga memajang pelang nama/penunjuk arah agar orang yang datang lebih mudah mengetahui maupun menuju lokasi," ucap Didiyani, sekretaris Pokdarwis pengelola Gua Marmer dan Bunker Jepang Desa Sungaibakar, Minggu (19/7/2020).

Pihaknya mendukung penuh rencana Pemkab Tala melalui Dinas Pariwisata yang akan kembali menghidupkan objek wisata Gua Marmer.

Jalur Menuju ke Gua Marmer Tala Tak Lagi Terselimuti Belukar, Warga Pajang ini

Wisata Gua Marmer Tala Bakal Diaktifkan Lagi, Begini Upaya yang Dilakukan Warga Sungaibakar

Bunker Peninggalan Jepang di Tala Bakal Dijadikan Wisata Sejarah

Termasuk rencana menjadikan bunker peninggalan masa penjajahan Jepang sebagai objek wisata sejarah.

Dengan begitu Desa Sungaibakar akan makin ramai dan kian dikenal publik di Kalimantan Selatan.

Hal itu tentu akan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat setempat karena peluang usaha menjadi terbuka lebar.

Apalagi Gua Marmer pada era 1980-an silam sempat berjaya bersama menguatnya pamor objek wisata Air Terjun Bajuin. Bahkan kala itu lumayan banyak pelancong dari luar Tala yang berdatangan pada momen akhir pekan. Jarak Gua Marmer tak terlalu jauh dari permukiman Sungaibakar, hanya sekitar satu kilometer.

"Antara Air Terjun Bajuin, bunker, dan Gua Marmer juga tak begitu jauh," sebut Didiyani.

VIDEO Eksotisme Air Terjun Bajuin Kabupaten Tala, Segarnya Legakan Raga

Kepala Dinas Pariwisata Tala Ismail Fahmi mengatakan pihaknya berobsesi mengemas ketiga kekayaan alam tersebut menjadi paket wisata.

Diyakini hal itu dapat menjadi daya tarik tersendiri karena sekali berkunjung, pelancong bisa menikmati tiga objek wisata sekaligus. (Banjarmasinpost.co.id/Idda Royani)  

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved