Breaking News:

Wabah Virus Corona

2.400 Calon Vaksin Virus Corona dari China Tiba di Indonesia, Kapan Bisa Obati Covid-19?

2.400 Calon Vaksin Virus Corona dari China Tiba di Indonesia, Kapan Bisa Obati Covid-19?

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi vaksin corona atau covid-19. 2.400 Calon Vaksin Virus Corona dari China Tiba di Indonesia, Kapan Bisa Obati Covid-19? 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sebanyak sampel 2.400 calon Vaksin Virus Corona atau Covid-19 dari Sinovac Biotech Ltd, China, tiba di Indonesia. Bakal vaksin itu akan diuji klinis di laboratorium milik PT Bio Farma (Persero).

Kedatangan ribuan kandidat Vaksin Virus Corona tersebut diharapkan membuat peluang produksi vaksin virus corona ( Covid-19 ) di Indonesia bisa dilakukan pada awal tahun depan. Uji klinis di Indonesia akan dilakukan selama 6 bulan.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, kandidat Vaksin Virus Corona yang dikirim Sinovac diterima Bio Farma pada 19 Juli 2020. Kandidat vaksin itu akan diuji klinis tahap tiga.

"Jika uji klinis vaksin Covid-19 fase tiga lancar, Bio Farma akan memproduksinya pada kuartal pertama 2021. Kami mempersiapkan fasilitas produksi kapasitas maksimal 250 juta dosis," kata Honesti dalam keterangannya seperti dikutip dari Harian Kompas, Selasa (21/7/2020).

Daftar Promo Telkomsel Terbaru Juli 2020, Paket Internet Murah 25GB Cuma Rp 2.300 & 10GB Rp 18 Ribu

Kisah ASN yang Terus Cek ATM Saat Tunggu Kepastian Pencairan Gaji Ke-13 PNS, Pensiunan, TNI & Polri

LINK Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 4, Pastikan Syarat dan Ketentuan Ini di www.prakerja.go.id

Sebelum uji klinis dilakukan, sejumlah tahapan lain harus disiapkan, seperti pengujian di laboratorium Bio Farma. Menurut rencana, uji klinis dilakukan di Pusat Uji Klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung. Pengujian melibatkan 1.620 subyek riset berusia 18-59 tahun dengan kriteria tertentu.

Sisa kandidat vaksin akan digunakan untuk pengujian di beberapa laboratorium lain, seperti laboratorium di Bio Farma dan Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional.

Dalam uji klinis kandidat vaksin Covid-19, Bio Farma jadi sponsor dan menggandeng Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan sebagai penasihat medis dan pelaksanaan uji titer antibodi netralisasi.

BUMN produsen vaksin ini juga bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai regulator dan fakultas kedokteran dalam uji klinis vaksin.

"Pengembangan vaksin Covid-19 ini adalah satu dari lima skenario Bio Farma menangani penyebaran virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19," ujar Honesti.

"Skenario lainnya, antara lain, berupa produksi real time polymerase chain reaction, terapi plasma konvalesen, mobile laboratorium BSL 3, dan pembuatan viral transport media,” kata dia lagi.

Halaman
1234
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved