Sport

Demi Karateka Nyaman Berlatih, Yusfiansyah Rela Kredit Beli Matras Seharga 45 Juta

sekretaris Lemkari Kabukaten Banjar ini rela berhutang untuk mendapatkan dua matras terbaik seharga Rp 45 juta.

istimewa
Muhammad Yusfiansyah bersama dengan anak didiknya 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dedikasi Yusfiansyah terhadap perkembangan karate di Kalsel patut mendaat apresiasi.

Demi kenyamanan anak didiknya berlatih, karateka senior milik Lemkari Kalsel ini rela membeli sendiri matras untuk latihan.

Bahkan sekretaris Lemkari Kabukaten Banjar ini rela berhutang untuk mendapatkan dua matras terbaik seharga Rp 45 juta.

"Alhamdulillah walau kredit yang penting bisa digunakan," kata Yusfi senang.

Rebut Tiga Emas Karateka, Binpres Forki Kalsel Peringkat Tiga Nasional

Dua Karateka Satpol PP Kalsel Raih Emas di Ajang Nasional Virtual Lemkari Piala Anton Lesiangi

Pelatih dan Atlet Karate Kalsel Ini Punya Kisah Perjuangan Hidup Berat, Sekarang Berbuah Hasil

Yusfi mengaku matras ini sangat berguna untuk latihan anak asuhnya mengingat selama ini mereka latihan di halaman depan rumah dengan lantai semen dan bebatuan.

Tangan dingin Yusfiansyah dalam melatih karateka di Banua sudah banyak melahirkan karateka yang berprestasi internasional.

Seperti Cantik Meza Salsabila yang ikut Malaysia Open 2014 dengan meraih medali emas kata dan emas kumite usia dini putri.

Lalu ikut Thailand Open 2016 dengan Raihan medali perak kata dan perak kumite Pra Pemula putri. Serta ikut The Second Indonesia International Karate Championship (IIKC) 2018 dengan raihan emas kata dan kumite pemula putri.

Tidak hanya melahirkan Cantik karateka handal tapi beberapa karateka yang meraih ajang nasional dan internasional juga berkat polesan Yusfi.

Ada beberapa karateka binaan Yusfi yang ikut ajang internasional seperti M.Nasir yang meraih Perunggu kata senior putra Malaysia open 2012, Emas Kata senior putra dan perak kumite-67kg senior putra Finipina Open 2014 dan M. Fakhri meraih Emas Kata pemula putra Thailand Open 2016

"Memang banyak lagi karateka lainnya yang tampil di ajang internasional tapi hanya mendapat medali perunggu," tambah Yusfi.

Tidak hanya itu karateka yang berhasil merebut tiket PON Papua, Muhammad Mazlan juga hasil didikan Yusfi sejak berusia muda.

Cantik Meza Kembali Juara Karate Virtual, Raih Dua Gelar Sekaligus

Lahir hingga menjadi atlet Wasaka dibawah binaan Yusfi, Mazlan meraih medali perunggu di prapon 2016 dan masuk PON Jawa Barat dan pernah dipanggil seleksi nasional (seleknas) tim karate Indonesia.

"Sekarang jadi atlet PON Kalsel pelatihnya tidak terpakai yang telah mendidiknya 7 tahun serta menginap di rumah," kata Yusfi. (banjarmasin post.co.id/Khairil rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved