Breaking News:

Kriminalitas Jakarta

Hari Ini, KPK Periksa Bupati Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi Tersangka Izin Pertambangan

KPK dijadwalkan memeriksa Bupati Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi Sebagai Tersangka Izin Usahga Pertambangan, hari ini.

tribunkalteng.com/faturahman
Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memeriksa Bupati Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi sebagai tersangka IUP, hari ini, Rabu (22/7/2020) hari ini.

Supian adalah tersangka kasus dugaan korupsi penyalahgunaan wewenang dalam pemberian izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Tahun 2010-2012.

"Dijadwalkan diperiksa sebagai tersangka," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya.

Supian telah ditetapkan sebagai tersangka pada 1 Februari 2019, namun KPK belum menahan yang bersangkutan.

KPK ke Kalteng, Audiensi Bersama Kapolda Bahas Pemberantasan Korupsi

OTT di Kutai Timur, Ketua DPRD yang Juga Istri Bupati Ismunandar Diamankan KPK, Pejabat Lainnya?

OTT di Kutai Timur, KPK Segel dan Pasang Alat di Kantor Bupati, Ada yang Masuk Pasti Ketahuan

Dalam kasus ini, KPK menduga Supian menyalahgunakan kewenangannya terkait penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) pada tiga perusahaan.

Ketiga perusahaan yang dimaksud ialah PT FMA (PT Fajar Mentaya Abadi), PT BI (Billy Indonesia), dan PT AIM (Aries Iron Mining).

Supian diduga menerbitkan IUP meski ketiga perusahaan itu belum melengkapi persyaratan yang seharusnya.

Dugaan kerugian negara Rp 5,8 triliun dan 711 ribu dolar AS itu disebut KPK berasal dari produksi hasil pertambangan bauksit, kerusakan lingkungan, serta kerugian kehutanan akibat produksi dan kegiatan pertambangan.

Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi
Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Tindak pidana korupsi itu diduga berawal saat Supian Hadi terpilih sebagai Bupati Kotawaringin Timur periode 2010-2015.

Selain dugaan kerugian negara hingga triliunan rupiah, Supian juga diduga menerima imbalan berupa mobil Toyota Land Cruiser senilai Rp710 juta, mobil Hummer H3 seharga Rp1,35 miliar, dan uang sebesar Rp500 juta yang diduga diterima melalui pihak lain.

Total seluruhnya Rp 2,56 miliar.

Penerimaan itu diduga masih terkait perizinan bagi ketiga perusahaan tersebut.

Supian dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Junto Pasal 55 Ayat (1) ke 1 KUHP.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KPK Periksa Bupati Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi Sebagai Tersangka,

Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved