Breaking News:

Berita Kalteng

Satpol PP Kapuas Lakukan Pengawasan Pendirian Bangunan, Masyarakat Diminta Pahami Hal Ini

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kapuas melakukan pengecekan perizinan bangunan dalam rangka pengawasa

Satpol PP Kapuas Lakukan Pengawasan Pendirian Bangunan, Masyarakat Diminta Pahami Hal Ini
Foto Satpol PP Kapuas
Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas melakukan pengecekan perizinan bangunan dalam rangka pengawasan terhadap pendirian bangunan.

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kapuas melakukan pengecekan perizinan bangunan dalam rangka pengawasan terhadap pendirian bangunan.

Kepala Bidang Trantib Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Kapuas, Ahmad Rinzani, mengatakan dilakukannya pengawasan ini adalah untuk pengecekan izin mendirikan bangunan (IMB).

"Sebab setiap bangunan harus mempunyai izin yang resmi dan bila tidak memiliki IMB, akan diminta kepada pemilik bangunan untuk sementara waktu memberhentikan pembangunan bangunannya dan segera mengurus IMB nya," katanya, Rabu (22/7/2020).

Desa Kapar Banua Pintar Kabupaten Tabalong Ikut Lomba Tingkat Nasional

Dilanjutkannya, pihaknya akan terus menegakkan Perda dan berharap semua masyarakat agar menaati aturan yang berlaku.

"Bangunan yang didirikan tidak sesuai ketentuan melanggar aturan dipastikan akan kena sanksi," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Kapuas, Syahripin mengungkapkan sebelum mendirikan bangunan dan mengajukan permohonan IMB, pemilik bangunan harus mengetahui berbagai garis sempadan di tanah milikinya

LINK Live Streaming RCTI - Parma vs Napoli Liga Italia Malam Ini, Nonton Gratis Kick Off 00.15 WIB

.

Dengan mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB) maka pemilik bangunan akan mengetahui keberadaan garis batas yang berlaku dan yang perbolehkan untuk mendirikan bangunan.

"Pelanggaran yang sering kami dapati dikarenakan pemilik bangunan tidak memiliki IMB, jadi dengan alasan mereka tidak mengetahui garis sempadan jalan, garis sempadan bangunan dan garis sempadan sungai yang berlaku," tuturnya.

Pihak Satpol PP pun akan memberikan surat peringatan terhadap pemilik bangunan danmemberikan kesempatan pemilik bangunan untuk mengurus IMB, serta memperbaiki tata bangunannya.

"Sebelum peringatan kami sampaikan kembali, yang kemudian diikuti dengan tindakan pembongkaran," pungkas Syahripin.(Banjarmasinpost.co.id/Fadly Setia Rahman)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved