Breaking News:

Berita Kalteng

Tak Terima Jenazah Dikubur di Pemakaman Covid Palangkaraya, Keluarga Marah dan Lakukan Penganiayaan

Keributan berakhir penganiayaan pada penguburan jenazah Hartini Sariti (58) warga Jalan Damang Tidar Kelurahan Panarung Kota Palangkaraya

polresta palangkaraya
Pemakaman jenazah Hartini Sariti akhirnya dimakamkan di pemakaman umum di lokasi pemakaman Jalan Tjilik Riwut km 12 Palangkaraya. 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Keributan berakhir penganiayaan pada penguburan jenazah Hartini Sariti (58) warga Jalan Damang Tidar Kelurahan Panarung Kota Palangkaraya Kalteng yang meninggal akibat sakit lambung akhirnya dikubur di pemakaman umum bukan pada lokasi pemakaman penderita covid-19.

Ini dilakukan setelah adanya negosiasi yang dilakukan oleh Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggak Jaladri, dengan pihak keluarga jenazah, yang menolak almarhum dikuburkan pada lokasi pemakaman penderita covid-19.

Kapolresta Palangkaraya, mengatakan, jarak pemakaman umum dan pemakaman covid-19 di Jalan Tjilik Riwut km 12, masih satu lokasi hanya berjarak kurang dari 100 meter.

Hadiri Ultah Anak Jessica Iskandar, Richard Kyle Tulis Pesan Menyentuh untuk El Barack

Bikin Istri Sah Kembaran Ariel NOAH Marah-marah, Putri Jamila : Ku Bukan Pelakor

Kapolres menjelaskan, kericuhan terjadi hanya akibat miskomunikasi antara pihak rumah sakit PKU Muhammdiyah dan keluarga korban.

Pihak keluarga ingin sebelum dikubur, dibacakan ayat Alquran dan tidak dimakamkan di pemakaman covid-19.

Namun, untuk pemulasaran atau pembungkus jenazah tetap tidak dibuka, karena sudah pada level satu, pembungkus jenazah hingga tiga lapisan.

"Akhirnya dikubur di lokasi pemakaman yang diminta oleh pihak kekuarga di pemakaman umum," ujar Kapolresta Palangkaraya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved