Sport

Awalnya Salurkan Hobi Foto, Ternyata Keterusan Gowes Sampai Bentuk Komunitas Asal Tapaluh Banjarbaru

Awalnya hanya ingin salurkan hobi foto. Justru,Aya dan Yudi keterusan gowes hingga bentuk komunitas asal Tapaluh Banjarbaru

istimewa
Aya dan Yudi pendiri Komunitas Asal Tapaluh Banjarbaru bersama temannya ketika berkunjung ke Balikpapan. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Punya hobi foto, Aya dan Yudi Ramadhan pun sengaja membeli sepeda.

Tetapi, keduanya kini justru keterusan hobi gowes. Bahkan, membentuk komunitas sepeda bernama Tapaluh Banjarbaru.

"Dulu maksudnya buat menyalurkan hobi foto saja," Kata Aya kepada Banjarmasinpost.co.id.

Mereka berpikir, pabila menggunakan sepeda lebih gampang untuk berhenti atau stop ketika ada momen yang pas untuk diabadikan melalui lensa kamera.

Gowes Challenge, Honda Ajak Pesepeda di Kalsel Cari Aman di Jalan Raya

Daftar Harga Sepeda Terbaru Juli 2020, Mulai Polygon, Pacific, Brompton dan UnitedBike

Modifikasi Sepeda Sesuai Selera, Biaya Modif Justru Lebih Mahal dari Harga Sepeda Hingga Rp 2 Jutaan

"Ternyata, Kami (Aya dan Yudi) sering ditanyain sama teman-teman yang lain tentang serunya main sepeda dan lainnyalah," Kata Aya tersenyum dan mendapatkan Anggukan dari Yudi tanda setuju dengannya.

Bahkan, pada satu kesempatan sampai ada orang yang menyetop hanya untuk bertanya kepada mereka.

"Ditanyain dari komunitas mana kami," Ungkapnya.

Berawal dari situlah mereka akhirnya membentuk grup dan menjadi komunitas Asal Tapaluh.

Di awal-awal hanya berdua saja, terus kita ajakin teman-teman yang lain.

Sepeda Lipat dan MTB Bekas Masih Diminati Pegowes

"Dan sepedanyapun random, ada yang fixie, PB, Sepeda lipat dan lainnya," kata Yudi.

Akhirnya sekarang sejak Maret 2019 hingga saat ini ada sekitar 150 anggota yang bergabung di komuntas ini.  (banjarmasinpost.co.id/ siti bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved