Breaking News:

Berita Kalteng

Komnas Perlindungan Anak Beri Penghargaan Polda Kalteng karena Ungkap Kasus ini

Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPA) memberikan penghargaan kepada Polda Kalimantan Tengah yang berhasil mengungkap sejumlah kasus pelecehan

polda kalteng
Polda Kalteng dapat penghargaan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak yang banyak mengungkap kasus pelecehan dan persetubuhan terhadap anak-anak 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPA) memberikan penghargaan kepada Polda Kalimantan Tengah yang berhasil mengungkap sejumlah kasus pelecehan terhadap anak juga kasus perbuatan asusila persetubuhan terhadap Balita.

Sejumlah kasus asusila terhadap anak dan perempuan yang berhasil diungkap oleh jajaran Polda Kalteng ini memang patut di apresiasi, sebagai upaya melindungi wanita dan anak dari tindak kejahatan asusila yang saat ini mulai marak.

Keberhasilan Polda Kalteng menangani kasus yang melibatkan anak ini, menjadi perhatian Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPA).

Perlakuan Sarwendah Bikin Betrand Peto Sampai Kencing di Celana, Putra Ruben Onsu Ungkap ke Tukul

15 Juta Orang di Dunia Sudah Tertular Covid-19, 3,9 Jutanya Ada di Amerika Serikat

Penyebab Sebenarnya Ayu Ting Ting Ngamuk di IG Atta Halilintar Diungkap, Bukan Karena Aurel!

Pemberian penghargaan tersebut dilakukan di Lobi Mapolda Kalimantan Tengah di Jalan Tjilik Riwut kilometer 1 Kota Palangkaraya, Rabu (22/7/2020) langsung oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait diterima Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Indro Wiyono.

Wakapolda Kalteng menyambut baik pemberian penghargaan tersebut dengan harapan memberikan semangat bagi jajaran Polda untuk terus mengungkap kasus perundungan terhadap anak dan perempuan di Kalimantan Tengah.

"Ini, merupakan hasil kerja keras jajaran Polda Kalteng mengungkap kasus dengan korban anak dan perempuan," ujar Wakapolda Kalteng.

Sementara itu, Ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, mengatakan, upaya Polda Kalteng dan jajaran menangkap para pelaku kejahatan terhadap anak dan perempuan membutuhkan komitmen dari seluruh aparat penegak hukum.

"Karena, di masa pandemi covid-19 ini, angka kriminalitas dengan korban wanita dan anak-anak masih marak terjadi. Tentu dengan tingginya kasus ini, kami mengharapkan keseriusan aparat untuk serius dalam menanganinya agar tindak kejahatan ini bisa hilang," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved