Breaking News:

Sport

Sempat Jadi Pelatih Karate Tentara di Kalsel, Iwan Bora Juga Sering Cedera

Menggeluti karate sejak kecil sampai jadi pelatih di tempat kerja TNI AD di Kalsel, Irwan Bora sering cedera tapi tetap latihan dan tanding.

ISTIMEWA
Irwan Bora (berdiri, empat dari kanan), Ketua Lemkari Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST,CO.ID, BANJARMASIN - Menjadi seorang karateka sejak duduk di kelas dua sekolah dasar, Ketua Lemkari Kabukaten Banjar, Kalimantan Selatan, yakni Irwan Bora, banyak memiliki pengalaman bertanding.

Lelaki yang berasal dari Polewari Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, ini belajar karate di kampung halaman.

Namun tidak berapa lama dia pindah sekolah pesantren setempat. "Pesantren saya justru aktif silat, gabung di Perguruan Tapak Suci," kata Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Banjar ini kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (22/7/2020).

Kemudian Irwan menjadi seorang prajurit dengan masuk Militer Rindam tahun 1992, lalu pada 2003 bergabung di Kodim 1006/Martapura.

"Saya merantau ke Kalimantan Setelah jadi tentara. Di sini saja menjadi pelatih karate dengan menjadi pelatih di Bela Diri Militer atau BDM," terang dia.

Vakum 10 Tahun, Irwan Bora Kembali Bangkitkan Lemkari Kabupaten Banjar

Rutin Gelar Latihan Bersama, Kunci Lemkari Banjar Bangkit Setelah Vakum 10 Tahun

Demi Karateka Nyaman Berlatih, Yusfiansyah Rela Kredit Beli Matras Seharga 45 Juta

Kejurnas Virtual Kata Karate Championship 2020. Tim Lemkari Banjar Sumbang 16 Medali

Rebut Tiga Emas Karateka, Binpres Forki Kalsel Peringkat Tiga Nasional

Dua Karateka Satpol PP Kalsel Raih Emas di Ajang Nasional Virtual Lemkari Piala Anton Lesiangi

Selama 20 tahun jadi anggota TNI, Irwan memilih pensiun dan menjadi seorang pengusaha perumahan.

Selama menjadi karate dan gabung di perguruan Inkai, kata Irwan, sering ikut kejuaraan. Bahkan tidak sedikit sering mengalami cedera.

"Namanya juga olahraga kontak fisik, jadi kalau cedera, itu sudah biasa. Terpenting, tetap bertanding dan semangat," sebut dia.

Pada 2019, Irwan terjun ke politik dan terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Banjar. Di saat jadi wakil rakyat, dia didatangi para sesepuh Lemkari Kabupaten Banjar.

"Saya diminta untuk kembali menghidupkan Lemkari Kabupaten Banjar dari kebangkitan. Karena saya seorang karateka, jadi saya bersedia. Walaupun saya sempat di perguruan Inkai, namun bukan hal masalah, itu hanya nama saja," pungkas Wakil Ketua DPD REI Kalsel ini.

(Banjarmasin post.co.id/Khairil Rahim)

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved