Breaking News:

Sport

Demam Sepeda Melanda, Banyak Penggowes Pilih Lakukan Restorasi

pendiri dan anggota komunitas Asal Tapaluh Banjarbaru Yudi Ramadhan mengatakan, sekarang banyak yang restorasi sepeda.

istimewa
Anggota Komunitas Asal Tapaluh Ketika mengikuti Fun Bike di Kiram, Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalsel. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID - Banyaknya peminat pengguna sepeda akhir-akhir ini ternyata berpengaruh juga terhadap harga sepeda. 

Salah satu pendiri dan anggota komunitas Asal Tapaluh Banjarbaru Yudi Ramadhan mengatakan, sekarang banyak yang restorasi sepeda. 

"Tetapi hal itu tergantung pada selera masing-masing," Kata Yudi Kepada Banjarmasinpost.co.id. 

Buat orang yang suka dan sudah lama main sepeda, menurutnya, lebih memilih untuk restorasi.

Daftar Harga Sepeda Juli 2020, Mulai Polygon, Pacific, Brompton dan UnitedBike Terbaru

Demam Gowes, Ini 7 Tips Bersepeda Yang Baik dan Aman

VIDEO Awalnya Pemulung, Kini Pasutri Ode dan Eva Jadi Pengusaha Sepeda Bekas di Sampit

Namun, ada juga yang berpikir yang penting ada dan tak masalah baru atau tidak. 

Untuk restorasi itu enaknya, bisa memilih seperti apa yang diinginkan dan bisa disesuaikan dengan Budget.

"Biarpun barang bekas, apabila diperbaiki lagi enak dan dapatnya juga kurang lebih sama seperti yang baru," Katanya. 

Sedangkan untuk perawatannya, baik sepeda yang baru maupun yang restorasi sama saja perawatannya. Misalnya saja seperti rantai, pabila sudah kotor maka dibersihkan.  (Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)
 

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved