Breaking News:

Prostitusi Online

2 Pelajar Perempuan Dipacari Disetubuhi Lalu Dijual ke Pria Hidung Belang, Diamankan Lagi Ngamar

2 pelajar perempuan dipacari disetubuhi lalu dijual ke om om hidung belang, korban dan pelaku masih di bawah umur dan diamankan lagi ngamar

ZULA
Ilustrasi - praktik prostitusi online. 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, PONTIANAK - Praktik prostitusi online yang melibatkan anak di bawah umur berhasil dibongkar Polresta Pontianak, Kalimantan Barat.

Dalam perkara tersebut, sebanyak 4 orang muncikari dan seorang pria hidung belang ditangkap sementara ada dua orang korban anak di bawah umur masih dalam penanganan.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Komarudin mengatakan, modus yang digunakan pelaku adalah dengan memacari korban, menyetubuhinya, kemudian dijual melalui aplikasi MiChat.

Praktik Prostitusi Berkedok Kedai Kopi, Polisi Ungkap Gadis Bawah Umur Dijual Bosnya ke Pelanggan

Kejanggalan Sikap Hana Hanifah Sebelum Ditangkap Terkait Prostitusi Artis Diungkap Kriss Hatta

WOW! TikTok Sediakan Uang Rp 2,9 Triliun Bagi Kreator Konten, Bagini Cara Dapatkannya

“Selain dua orang korban, tiga orang pelaku juga masih di bawah umur. Mereka semuanya sebaya,” kata Komarudin dalam keterangan pers, Jumat (24/7/2020) sore.

Orangtua korban lapor anaknya tak pulang

Komarudin menerangkan, terungkapnya kasus ini, berawal dari laporan orangtua korban yang merasa heran anaknya tidak pulang.

“Dari laporan itu kita dalami, kita coba intai melalui aplikasi online, akhirnya ketemu,” ungkap Komarudin.

Dari penyelidikan, petugas akhirnya mengamankan lima tersangka, yang terdiri dari seorang pengguna jasa, dan empat tersangka lainnya yang menjajakan dua korban.

5 orang diamankan

Kelimanya diamankan dalam kamar di salah satu hotel Jalan Ahmad Yani Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Tersangka yang melakukan hubungan badan dengan korban diancam dengan Pasal 81 Ayat 2 Undang-undang tentang Perlindungan Anak, ancaman hukuman 15 tahun dan denda Rp 15 miliar.

“Sementara pelaku yang melakukan ekploitasi seksual yang menjajakan, menawarkan, kami jerat dengan Pasal 88 Undang-undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 10 tahun dan denda Rp 200 juta,” pungkas Komarudin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dua Pelajar Perempuan Ini Dipacari, Lalu Dijual Pacar ke Pria Hidung Belang Via MiChat",

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved