Breaking News:

Berita Banjarbaru

Kapasitas Air Minum Banjarbakula Akan Ditingkatkan Jadi 500 liter Per Detik, Begini Penjelasannya

Kementerian PU merencanakan peningkatan kapasitas pengelolaan Air Minum untuk masyarakat di Banjarbakula tersebut menjadi 500 liter perdetik

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
PPK Pengembangan Air Minum Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan, Anthony Magma menjelaskan rancangan peningkatan kapasitas Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Regional Banjarbakula dari 250 ke 500 liter per detik 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Saat ini kapasitas Sistem Pengelolaan Air Minum (SPAM) Regional Banjarbakula masih 250 liter perdetik. Ketersediaan ini masih minim dan terbatas sehingga diperlukan penambahan kapasitas.

Karena itu Kementerian PU merencanakan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan Air Minum untuk masyarakat di Banjarbakula tersebut menjadi 500 liter perdetik.

Jika itu terealisasi maka 500 liter perdetik itu perhitungannya bisa memenuhi setara 40.000 rumah.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Selatan, Arkan Yamri, melalui PPK Pengembangan Air Minum, Anthony Magma, menjelaskan bahwa rencana pengingkatan kapasitas menjadi 500 liter perdetik untuk di SPAM Regional Banjarbakula akan dilaksankaan tahun 2020-2021.

Dirancang lama pengerjaannya mencapai 15 bulan dengan pagu anggaran Rp 94 miliar.

Topang Layanan Air Bersih Banjarbakula, PDAM Intan Banjar Lakukan Upaya Ini

Subsidi PDAM Bandarmasih di Agustus 2020 Dihentikan, Tarif Pelanggan MBR Kembali Seperti Biasa

SPAM Banjarbakula Belum Optimal, saat Kemarau, Banjarmasin Masih Terancam Krisis Air Bersih

"Saat ini masih proses lelang di balai jasa pelelangan di Banjarmasin. Kemungkinan minggu depan ini sudah bisa tandatangan kontrak jika tidak ada sanggahan," kata Anthony belum lama tadi. 

Dijelaskan Anthony, yang bakal dikerjakan yakni membangun instalasi pengelolaannya 500 liter perdetik termasuk kelengkapannya.

"Di dalamnya ada sistem Supervisory Control And Data Acquisition (Scada) atau sistem kendali industri  berbasis komputer yang dipakai untuk pengontrolan suatu proses. Juga ada elektroklorinasi dan sejenisnya," tabdasnya.

Untuk (Intake), sambungnya tetap menggunakan intake sambungan dari karangtintan Ruma Kanan ke IPA Pinus.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved