Breaking News:

Berita Kalteng

Kompak Lakukan Upaya Pencegahan, Tim Terpadu Patroli Karhutla di Dadahup Kapuas

Bhabinkamtibmas Polsek Kapuas Murung, Bripka Arta, Babinsa bersama anggota Manggala Agni Daops Kapuas melaksanakan patroli Pencegahan karhutla.

Polsek Kapuas Murung untuk BPost
Patroli terpadu karhutla dilaksanakan di Desa Manuntung, Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Tim terpadu kecamatan di Kabupaten Kapuas, kompak dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bhabinkamtibmas Polsek Kapuas Murung, Bripka Arta, Babinsa bersama anggota Manggala Agni Daops Kapuas melaksanakan patroli Pencegahan karhutla.

Patroli karhutla dilaksanakan di Desa Manuntung, Kecamatan Dadahup Kabupaten Kapuas.

Bripka Arta mengatakan patroli bersama ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan lahan.

Brigdal Lakukan Patroli Gabungan dengan Manggala Agni di Daerah Rawan Karhutla

Sosialisasi Karhutla Mulai Genjar Dilakukan, Awal Agustus Siaga Karhutla di Banjarbaru

"Terlebih saat ini sudah memasuki musim pancaroba peralihan dari musim penghujan ke kemarau," katanya, Minggu (26/7/2020).

Lebih lanjut Bripka Arta menyampaikan bahwa dirinya bersama tim gabungan tidak hanya melakukan patroli.

Melainkan juga melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat untuk bersama mencegah karhutla.

"Kami berharap warga paham agar tidak mengolah lahan dengan cara membakar. Pembakaran hutan dan lahan sangat berbahaya mengingat adanya dampak kesehatan. Misal, bisa menimbulkan asap yang akan mengganggu kesehatan," ungkapnya.

Cegah Karhutla di HST, Aparat Lakukan Patroli dan Laksanakan Sosialisasi

Saat sosialisasi dan menyampaikan pesan kamtibmas juga disampaikan pula sanksi pidana bagi pembakar hutan dan lahan.

"Sanksi pidana pelaku pembakar hutan dan lahan ada di Pasal 78 ayat (3) yang berisi barang siapa dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (3) huruf d, diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved