Berita Kalteng

Warga Bantaran Sungai Mentaya Sampit Pilih Mancing Saluang untuk Ini

Warga di bantaran Sungai Mentaya Kota Sampit Kalteng memilih mancing ikan untuk dijadikan laut sebagai cara berhemat di masa pandemi Covid19.

BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Duaibu di Kecamatan Baamang, Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng), memancing ikan saluang di Sungai Mentaya. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Masa Pandemi Covid-19 yang terjadi hingga Minggu (26/7/2020) membuat perekonomian masyarakat terganggu, termasuk di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Menjalankan usaha berjulan pun meski boleh dibuka masih belum stabil, karena pembelinya masih sepi, sehingga sebagian warga Sampit yang tinggal di bantaran Sungai Mentaya memilih memancing ikan.

Kebiasaan warga yang tinggal di sekitar Sungai Mentaya memancing ikan untuk makan pun kini kembali ramai, apalagi di saat kondisi perekonomian masyarakat masih terpuruk, karena dampak wabah viruw corona yang belum juga berkesudahan.

Pantauan di bantaran Sungai Mentaya, hingga, Minggu (26/7/2020) banyak terlihat warga yang memancing ikan untuk makan. 

Ini sebagai salah satu upaya penghematan penggunaan uang, selama masa pandemi Covid-19 yang belum jelas berakhirnya.

VIRAL Video Pria di Sampit Injak Kepala Kucing Lagi Hamil hingga Mati, Pemilik Toko Ngeri Melihat

Pendangkalan Sungai Mentaya Kabupaten Kotim Sudah Terjadi Sejak 30 Tahun Silam

Pemprov Kalteng dan Pemkab Kotim Dapat Mesin ADM dari Mendagri, Pencetakan e-KTP Lebih Cepat

Gubernur Sugianto Imbau Warga Sukseskan Coklit Data Pilkada Kalteng dan Kotim

Beberapa ibu-ibu yang tinggal di bantaran Sungai Mentaya, mengaku memilih memancing agar tidak lagi membeli ikan di pasar.

Cukup membawa pancingan ikan dan memancing di Sungai Mentaya untuk mendapatkan ikan saluang untuk dimakan bersama keluarga.

"Saat ini musim air pasang sehingga bisanya banyak ikan saluang yang ada di pinggiran sungai, kebetulan juga saa ini musim wabah corona, sehingga kami banyak menghabiskan di rumah atau sekitar rumah. Untuk menghemat biaya, apalagi jika tidak ada uang, kami pilih memancing di sungai," ujar Laila salah satu pemancing.

Bukan hanya di Sungai Mentaya, sebagian warga di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, juga banyak yang memancing di parit pinggiran jalan serta di parit yang ada di kawasan perkebunan kelapa sawit yang ada di Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang ada di Kabupaten Kotim.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved