Breaking News:

Bumi Antaluddin

Ajukan Rancangan Perubahan KUA-PPAS, Bupati HSS Jelaskan Keuangan Daerah ke DPRD

Bupati HSS ajukan usulan perubahan anggaran ke DPRD Kabupaten HSS karena dampak pandemi Covid-19 membuat ekonomi melemah sehingga pendapatan menurun.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN
Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel, H Achmad Fikry, saat pidato penyampaian Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2020 pada Rapat Paripurna di DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Senin (27/7/2020). Kegiatan itu dihadiri anggota DPRD Kabupaten HSS dan para pajabat SKPD Pemkab HSS. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN -  Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalsel, H Achmad Fikry, menyampaikan  menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2020 di Ruang Sidang DPRD setempat, , Senin (27/7/2020).

Pada sidang yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten HSS, H Ahmad Fahmi, tersebut, Bupati juga menjelaskan latar belakang pengajuan perubahan beserta kondisi keuangan daerah saat ini.

Fikry mengatakan, perubahan KUA dan PPAS 2020  harus dilakukan, karena dampak pendemi Covid-19 sejak awal Maret 2020 hingga sekarang, berpengaruh pada pendapatan daerah.

Dampaknya bahkan cukup signifikan, baik di sisi perekonomian dunia maupun dalam negeri. “ Oleh karena itu perlu penyesuaian dan langkah kebijakan yang diambil pada anggaran 2020 ini, sesuai PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah,” katanya.

Penyerahan dokumen Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2020 dari Bupati HSS, H Achmad Fikry, ke Ketua didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten HSS, Senin (27/7/2020).
Penyerahan dokumen Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2020 dari Bupati HSS, H Achmad Fikry (kiri), ke Ketua didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten HSS, Senin (27/7/2020). (DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN)

Disebutkan, penyesuaian target kinerja pembangunan HSS pada 2020 adalah Indeks Pembangunan Masyarakat ditargetkan 70,25, dengan laju pertumbuhan ekonomi ditargetkan 5,45 persen.

Indeks ini ditargetkan sebesar 0,312, tingkat kemiskinan 5,63 persen, tingkat penggangguran terbuka ditargetkan 2,81 persen, dan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup ditargetkan 59,23.

Secara keseluruhan, target PAD Kabupaten HSS, jelas Fikry, mengalami penurunan. Pendapatan pada Perubahan APBD 2020 diproyeksikan sebesar Rp 1198.501.225.000 atau turun sebesar 3,18 persen.

Penurunan terjadi pada Pos PAD sebesar 4,99 persen. Dana perimbangan pun turun sebesar 0,79 persen dan pos lain-lain pendapatan daerah yang sah turun sebesar 9,06 persen.

“Penurunan ini dampak pandemi Covid-19. Aktivitas dan mobilitas masyarakat yang rendah membuat perekonomian masyarakat melemah.  Dengan melemahnya ekonomi masyarakat, penerimaan dan pendapatan daerah turut berkurang,” bebernya lagi.

Disebutkan pula, disektor belanja, jumlah belanja pada rancangan perubahan KUA dan PPAS TA 2020, ditargetkan sebesar Rp 1.468.762.138.245. Anggaran tersebut naik sebesar 7,87 persen dibandingkan APBD murni TA 2020.

Anggota DPRD Kabupaten HSS, Kalsel, saat mengikuti sidang paripurna, Senin (27/7/2020).
Anggota DPRD Kabupaten HSS, Kalsel, saat mengikuti sidang paripurna, Senin (27/7/2020). (DISKOMINFO KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN)

Sedangkan kebijakan anggaran pada perubahan APBD TA 2020 diarahkan untuk refocusing anggaran dalam rangka penanganan Covid-19.

Juga pergeseran anggaran antar SKPD, antar kegiatan dan antar jenis belanja.

Pergeseran yang dilakukan untuk memenuhi ketentuan perundangan, penggunaan saldo anggaran lebih tahun sebelumnya yakni TA 2019.

Termasuk, penyesuaian anggaran belanja tidak langsung sesuai amanat perundang-undangan dan kepentingan masyarakat. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved