Breaking News:

Khasiat Bawang Dayak

Bawang Dayak Obat Herbal Kalimantan, Antioksidan untuk Masalah Kelenjar Getah Bening

Penelitian dilansir jurnal Unair oleh Austin Bertilova Carmelita, menujukkan ada pengaruh unsur dari bawang dayak guna pencegahan kelenjar getah benin

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penelitian lain yang dilansir di jurnal unair, oleh Austin Bertilova Carmelita, menujukkan bahwa ada pengaruh unsur dari bawang dayak guna pencegahan diameter germinal center pada kelenjar getah bening.

Disebutkan bahwa, bawang dayak satu tanaman yang memiliki kandungan imunostimulator yaitu bawang dayak (Eleutherine palmifolia (L.) Merr.).

Ekstrak etanol umbi bawang dayak (EEUBD) memiliki kandungan fitokimia yang bersifat sebagai antioksidan antara lain triterpenoid, flavonoid, fenolik, alkaloid dan tanin.

Wali Kota Banjarbaru Terkonfirmasi Positif Covid-19, Jalani Perawatan di Sini

Bawang Dayak Obat Herbal Kalimantan, Dijadikan Penawar Luka dan Bisul, Berikut Penelitian Ilmiahnya

Bawang Dayak Obat Herbal di Kalimantan, Rahman Konsumsi Rutin Penyakit Diabetes Berkurang

GMI Kalsel Ajak Bapanderan Online, Singkap Rahasia Pemuda Berprestasi

Flavonol berpotensi sebagai imunostimulan meningkatkan produksi IL-2 yang terlibat dalam aktivasi dan proliferasi sel T.

Flavonoid dapat menginduksi Th1 untuk menghasilkan IFN- γ, IFN- γ berperan untuk menginduksi sel limfosit B memproduksi imunoglobulin.

Untuk mengetahui potensi pengaruh pemberian ekstrak etanol umbi bawang dayak dalam pencegahan penurunan diameter germinal center pada kelenjar getah bening serta pencegahan penurunan kadar Ig G serum pada mencit yang diinduksi metilprednisolon oral dilakukan penelitian dengan desain eksperimental.

Pada penelitian ini mencit dikelompokkan menjadi lima kelompok yaitu kelompok I (K1) merupakan perlakuan kontrol hanya diberi CMC Na+ 0,5 persen.

Kelompok II (K2) merupakan model imunosupresi yaitu kelompok perlakuan yang diinduksi metilprednisolon 0,08 mg/30 grBB mencit/ hari terlarut dalam 0,2 ml aquades.

Kelompok III (K3) dengan perlakuan metilprednisolon ditambah EEUBD dengan dosis 50 mg/kgBB.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved