Breaking News:

Komunitas

GMI Kalsel Ajak Bapanderan Online, Singkap Rahasia Pemuda Berprestasi

Duta Baca Banjarbaru 2019, Ferdy Suryawijaya SAk, menganjurkan daripada bosan di rumah lebih baik perbanyak literasi baik secara offline maupun online

GMI Kalsel Ajak Bapanderan Online, Singkap Rahasia Pemuda Berprestasi
istimewa
Bapanderan online bersama GMI Kalsel

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Di masa pandemi corona ini mengharuskan sekolah berlangsung secara jarak jauh alias online dan masih banyak waktu bagi para pelajar untuk berkegiatan di rumah, maka manfaatkan waktu sebaik mungkin.

Sebagaimana dinyatakan Ferdy Suryawijaya SAk, Duta Baca Banjarbaru 2019, daripada bosan di rumah lebih baik perbanyak literasi, apakah secara offline maupun online.

"Kalau mau yang online, ada banyak even yang digelar sejumlah lembaga maupun komunitas antara lain berupa seminar, pelatihan, kursus. Selain itu informasi beasiswa dan sebagainya," jelasnya.

Pandemi Corona Munculkan 100 Lebih IKM di Kabupaten Tanahlaut, Produk Terserap Hingga ke Luar Pulau

Arutmin Berikan Bantuan Vitamin untuk Ibu Hamil Lingkar Tambang

Penampakan Aneh Bandara Terbaru di China, Mirip Bintang Laut Dibangun dengan Biaya Rp 84,7 Triliun

Ferdy menyampaikan hal di atas saat ia menjadi narasumber pada acara Bogem#6 alias Bapanderan Online Bersama GMI (Gerakan Milenial Indonesia) Kalsel, Minggu 26 Juli 2020 dengan tema Pentingnya Literasi untuk menjadi Pemuda Berprestasi.

Siaran langsung pukul 13.45 sampai 15.45 Wita itu melalui Instagram @gerakanmilenialkalsel dengan Host Nurul Rahmi Wulandari Sekretaris Bidang Kesehatan dan Sosial GMI Kalsel.

Lanjut Ferdy, generasi milenial harus agresif menggapai impian, salah satu upayanya adalah membekali diri melalui literasi.

"Literasi itu tak hanya membaca, menulis, berhitung, tapi juga bagaimana cara kita memecahkan masalah," beber Ferdy.

Ferdy juga mengisahkan awalnya ia suka literasi. Diawali sejak TK suka baca hingga kemudian langgam berprestasi akademik saat SMP dan SMA.

"Manfaat literasi itu besar, kita jadi banyak pengetahuan. Kemudian dalam melihat atau mendengar sesuatu kita tidak langsung judge melainkan menganalisanya lebih dulu," jelas Ferdy.

Orang berpengetahuan juga akan menjadi bijak, sebagaimana pepatah semakin berisi semakin merunduk, tawadhu karena merasa tidak punya apa-apa, juga rendah hati.

"Penting pula adalah, suka literasi itu tak hanya membawa banyak prestasi tapi juga menambah banyak relasi," tandas Ferdy.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved