Berita Internasional

Penampakan Aneh Bandara Terbaru di China, Mirip Bintang Laut Dibangun dengan Biaya Rp 84,7 Triliun

Begini penampakan bandara terbaru di China, konstruksinya mirip Bintang Laut dibangun 5 tahun dengan biaya Rp 84,7 Triliun

Airportchina.org
Bentuk Qingdao Jiaodong International Airport jika dilihat dari atas menyerupai bintang laut 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Beragam upaya dilakukan oleh tiap negara untuk menarik kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara ke wilayahnya.

Sebagian besar dengan mempromosikan kekayaan wisata alam juga budaya, ada juga yang menyediakan faslitas unik dan berbeda agar wisatawan tertarik datang berkunjung.

Cara inilah yang tengah dicoba oleh pemerintah China yang membangun bandara internasional di wilayah Qingdao Jiaodong dengan bentuk unik, menyerupai bintang laut.

Daftar Juara Liga Italia Sepanjang Masa, Raih 36 Tropi, Dominasi Juventus Tak Terbendung

Klaim Token Listrik Gratis PLN Bulan Juli 2020, Akses www.pln.co.id atau WhatsApp 08122123123

Daftar Harga Hewan Kurban 4 Hari Jelang Idul Adha 2020, Kambing Mulai Rp 1,5 Juta, Sapi Rp 14 Juta

Ya, bentuk bandara ini secara keseluruhan apabila dilihat dari ketinggian berbentuk menyerupai bintang laut berwarna abu-abu kebiruan dengan 5 kaki.

Melansir pemberitaan CNN, 22 Juli 2020, Qingdao Jiaodong International Airport ini memang didesain sedemikian rupa untuk meningkatkan jumlah wisatawan di wilayah timur laut China.

Bandara baru ini berdiri di kota pesisir yang terkenal sebagai pusat produksi bir Tsingtao, Qingdao.

Pembangunan keseluruhan area bandara ini rampung pada 24 Juni lalu, namun pemerintah China belum mengumumkan kapan secara resmi bandara akan dibuka dan beroperasi.

Lima tahun pengerjaan

Sebelumnya, proses pembangunan bandara seluas 3.066 hektar ini memakan waktu selama kurang lebih lima tahun dan menelan biaya sebesar 5,8 miliar dollar Amerika atau setara Rp 84,7 triliun.

Mengetahui luas areanya, dapat dipahami bahwa desain unik bandara ini ternyata juga mampu mengurangi jarak berjalan antara titik check-in utama dan gerbang terminal terjauh menjadi tidak lebih dari 550 meter.

Ini akan menjadi bandara kelas 4F yang pertama di kota ini dan mampu mengakomodasi pesawat komersial terbesar di dunia, seperti A380 dan Boeing 787.

Dengan begitu, tidak berlebihan jika bandara yang akan menjadi bandara terbesar di Provinsi Shandong ini disebut menjadi pusat transportasi baru di kawasan Asia Timur Laut.

Terletak 39 kilometer dari pusat kota Qingdao, Qingdao Jiaodong International Airport mampu melayani 60 juta penumpang dan siap menggantikan bandara lama, Qingdao Liuting.

Bandara lama yang juga merupakan bandara tersibuk ke-17 di China, tercatat bisa menampung 20 juta penumpang di tahun 2016.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved