Berita Kalteng

Kondisi Gelombang Berangsur Normal, Nelayan Kotim Kembali Melaut, Tangkapan Ikan pun Makin Banyak

Nelayan Pantai Ujung Pandaran Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur kembali melaut karena kondisi gelombang yang sudah berangsur normal.

banjarmasinpost.co.id/Fathurahman
Nelayan Pantai Ujung Pandaran saat memanen ikan hasil tangkapan di pesisir Laut Jawa 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Para nelayan yang biasa melaut atau mencari ikan di Laut Jawa sekitar Muara Sungai Mentaya hingga ke kawasan Pantai Ujung Pandaran  Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu (29/7/2020) tampak kembali melaut.

Para nelayan, nampak mulai mencari ikan di pesisir pantai laut jawa tersebut , karena cuaca yang mendukung untuk nelayan kembali berlayar setelah beberapa bulan sempat istirahat karena gelombang yang tidak bersahabat.

Nelayan yang bermukim di kawasan Pantai Ujung Pandaran , ini kembali berlayar juga karena dalam waktu dekat memasuki Hari Raya Idul Adha biasanya warga berdatangan ke pantai untuk membeli ikan hasil tangkapan nelayan sekaligus menikmati suasana pantai.

Gubernur Perpanjang Masa Kerja Baznas Kalsel

Penutupan Disdukcapil Kabupaten Banjar Diperpanjang, Buka Lagi 3 Agusus 2020

Pemuda Bersenjata Parang di Banjarbaru, Langsung Diantar ke RSJ Sambang Lihum

Menurut beberapa warga setempat, saat ini gelombang air laut stabil sehingga para nelayan mulai melaut untuk mencari ikan dengan cara meletakkan jaring penangkap ikan di pesisir pantai selama sekitar setengah hingga satu hari agar dapat ikan yang banyak.

"Kami biasanya meletakkan jaring penangkap ikan pagi hari di tengah laut, yang agak dalam karena biasanya banyak ikannya, sehingga siang atau sore harinya jaring diambil untuk melihat ikan yang terperangkap di jaring yang kami pasang," ujar Halidi salah satu nelayan.

Dia juga mengatakan, biasanya jelang Hari Raya Iduladha atau sesudahnya ada saja warga yang datang ke Pantai Ujung Pandaran untuk membeli ikan hasil tangkapan nelatan setempat.

"Kalo beli di pantai ke nelayan langsung, tentu lebih murah jika dibandingkan beli di pasar, makanya banyak yang datang beli ikan kami," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved