Wabah Corona di Kalsel
Terbebas dari Infeksi Virus Corona, Lansia Tala ini Ungkapkan Kegalauannya
Ia menuturkan kegalauannya saat menjalani karantina di fasilitas layanan khusus (fasyansus) covid-19 Tala di eks RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari.
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Corona virus diseases (covid-19) hingga kini masih menghantui kehidupan warga, termasuk di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Teramat tak nyaman terpapar virus ganas tersebut.
Pasalnya, selain berisiko merenggut nyawa, pengidapnya juga mesti menjalani karantina dan bahkan isolasi secara ketat bagi yang bergejala berat.
Karena itu mereka yang telah sembuh dari infeksi covid-19 begitu ceria.
• Demi Beli Kuota Internet, Siswi SMP Nekat Layani Pria Hidung Belang, Tarifnya Murah Meriah
• Harusnya Dihukum 72 Tahun dan Dicambuk, Namun Eks PM Malaysia Najib Razak Hanya Dipenjara Segini
• Nunung Ngaku Ditalak Iyan Sambiran Lalu Dinikahi Lagi, Pelawak Srimulat Itu Ungkap Jahatnya Narkoba
Begitu pula dengan 26 pasien konfirmasi positif covid-19 Tala yang telah dinyatakan sembuh dan diperkenankan pulang, Rabu (29/7/2020) siang.
Mereka begitu bahagia, senyum mengembang dan ekspresi wajah berbinar.
"Syukur saya akhirnya bisa pulang, sudah tidak kena corona lagi," ucap Asmah, perempuan lanjut usia dari Atilam, Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari.
Ia menuturkan kegalauannya saat menjalani karantina di fasilitas layanan khusus (fasyansus) covid-19 Tala di eks RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari.
Pasalnya, teramat jenuh dan membosankan hanya berdiam di kamar karantina.
Itu sebabnya beberapa kali dirinya memohon diizinkan pulang karena merasa sehat.
"Saya ini sehat kok, gak ada batuk gak ada panas. Cuma pinggang saya sakit karena kemarin itu jatuh," ucapnya.
Asmah benar-benar merasa senang telah dinyatakan sembuh dan boleh pulang.
"Jangan lagi sampai kembali ke sini, bosan," ucapnya.
Penuturan petugas medis yang bertugas di Fasyansus Covid-19 Tala, Asmah menjalani karantina sekitar dua minggu di eks RSUD Hadji Boejasin.
"Beliau tak betah, beberapa kali maksa pulang," tuturnya.
(banjarmasinpost.co.id/roy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/petugas-medis-membimbing-asmah-menuju-mobil-untuk-diantar-pulan.jpg)