Breaking News:

Bumi Saijaan

Aktivitas Masyarakat Berangsur Normal, Ketua DPRD Kotabaru Pesan Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis terus ingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan meski kini kondisi aktivitas berangsur normal

Aktivitas Masyarakat Berangsur Normal, Ketua DPRD Kotabaru Pesan Tetap Terapkan Protokol Kesehatan
istimewa/Syairi Mukhlis
Ketua DPRD Kotabaru Syairi Mukhlis

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Setelah tahap penormalan baru (New Normal) aktivitas masyarakat mulai meningkat. Berbagai kesibukan masyarakat sempat stag berangsur kembali mulai normal, tidak kecuali di Kabupaten Kotabaru.

Tatanan baru di kehidupan masyarakat berangsur-angsur normal. Selain dalam rutinitas beraktivitas. Geliat itu pun terpantau saat momentum Idul Adha 1441 Hijriah yang dirayakan oleh umat muslim hari ini, Jumat (31/7/2020).

Menyusul aktivitas hilir mudik orang ataupun barang mulai meningkat, mengingatkan Ketua DPRD Syairi Mukhlis untuk kembali memberikan imbauan kepada masyarakat Kotabaru tetap menerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Erza Chintya Dewi dari Banjarmasin Rambah Dunia Film Jakarta, Bintangi Layar Lebar Action dan Horor

Tes Swab Massal di Kalsel, Pelaksanaan Mulai Jumat Pertengahan Agustus 2020

Pengguna Sepeda Diminta Tidak Bergerombol, Ini Harapan Kadishub Banjarbaru

Periksa Kesehatan Hewan Kurban di Kapuas, Pastikan Aman Dikonsumsi Masyarakat

Itu dilakukan Syairi, mengingat pandemi Covid-19 yang belum mereda. Ia meminta masyarakat untuk selalu berhati-hati. Seperti menggunakan masker ketika bepergian atau beraktivitas di luar rumah.

"Memang saat ini sudah tidak ada larangan lagi untuk setiap orang berkunjung ke daerah lain," imbuh Syairi yang juga politikus PDIP ini.

Akan tetapi, sebagai pemegang kendali saat ini di legislatif, ia tetap memiliki rasa tanggung jawab untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Maka dari itu, di tengah pandemi masih terjadi berharap warga tidak melakukan aktivitas berkunjung terlebih dahulu. Sehingga tidak terinfeksi virus Covid-19 yang hingga kini penyebarannya masih tinggi.

"Ini hanya imbauan. Bukanlah sebagai bentuk larangan untuk masyarakat, melainkan bentuk upaya untuk mengantisipasi agar tidak semakin meluasnya penyebaran virus Covid-19," katanya.

"Pun, juga alangkah baiknya masyarakat berpikir terlebih dahulu sebelum bepergian ke luar daerah. Terutama menuju wilayah yang masih dalam kategori rawan penyebaran /zona merah," urainya. (AOL/*)

Penulis: Herliansyah
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved