Berita Kotabaru

Janji Pemkab Kotabaru Pengaspalan Jalan ke Kubah Guru Cantung, Ini Penjelasan Camat Kelumpang Hulu

Koordinasi Camat Kelumpang Hulu dengan pihak PUPR Kotabaru, memastikan adanya pengaspalan jalan menuju kubah Guru Cantung.

istimewa
Camat Kelumpang Hulu, Juhaini 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Camat Kelumpang Hulu Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Juhaini mengatakan dirinya terus ditanya masyarakat terkait janji Pemkab Kotabaru mengaspal jalan menuju ke kubah Guru Cantung, KH Muhammad Dachlan bin Achmad Abbad.

Menurut Juhaini jalan menuju kubah, ditanyakan masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan. Rencana pekerjaan seperti sebelumnya pernah dijanjikan Bupati Kotabaru H Sayed Jafar.

"Karena waktu itu pak bupati langsung menyampaikan ke masyarakat," ucap Juhaini kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (31/7/2020).

Dengan banyak dan seringnya dipertanyakan masyarakat soal janji itu. Lanjut, Juhaini, ia pun telah mendatangi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, PUPR Kotabaru.

Pemkab Kapuas Serahkan Puluhan Ekor Sapi Kurban untuk Masjid dan Musala, Begini Pesan Bupati Kapuas

Wisata Religi Makam Ratu Zalecha di Banjarmasin, Kartini dari Tanah Banjar

Wisata Religi Makam Ratu Zalecha di Banjarmasin, Terawat Baik Batu Nisan pun Dicat Warna Keemasan

Alhasil koordinasi dengan PUPR Kotabaru, pangaspalan jalan direncanakan pada tahun ini dipastikan batal dilaksanakan. Namun rencananya baru dikerjakan pada 2021.

"Kata pihak PUPR Kotabaru ditunda tahun 2021, karena terkena pemotongan kondisi Covid-19," jelas Juhaini.

Walau ditunda, Juhaini tetap berharap pekerjaan bisa dilaksanakan tahun 2021. Karena kenyamanan jalan menuju kubah Guru Cantung sepanjang lebih kurang tiga kilometer sangat didambakan masyarakat.

Baik untuk kenyamanan bagi yang akan berziarah ke makam, terlebih saat ada kegiatan pelaksanaan haul.

Kepala Bidang Jalan pada Dinas PUPR Kotabaru, Frans, membenarkan rencana pengaspalan jalan menuju kubah direncanakan tahun ini belum terealisasi karena dampak pemotongan anggaran.

Menurut Frans, selain rencana pengaspalan jalan ke kubah Guru Cantung. Ada beberapa lagi kegiatan terpaksa ditunda tahun ini karena pemotongan anggaran Covid-19.

Untuk wilayah satu yaitu jalan ke Gunung Mamake Rp 3 miliar, jalan Poltek sekitar Rp 8 miliar, dan jalan Lingkar Pulaulaut (DAK) senilai Rp 36 miliar.

Sedangkan pekerjaan jalan yang ditunda, untuk wilayah dua yakni Tegalrejo senilai Rp 4 miliar, jalan menuju kubah Guru Cantung senilai Rp 4 miliar, dan Hampang senilai Rp 5 miliar.

(Banjarmasinpost.co.id/Helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved