Berita Banjarmasin

Demi Kemandirian, Sebagian Ponpes di Kalsel Membentuk Koperasi untuk Lakukan ini

banyak Ponpes di berbagai daerah termasuk di Kalsel belum bisa menerima bantuan operasional pendidikan secara rutin dari Pemda.

banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody
(tengah) Ketua DPW Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Provinsi Kalsel, KH Mukeri Yunus 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebagai lembaga pendidikan keagamaan, pondok-pondok pesantren (Ponpes) berada di bawah koordinasi dan kewenangan Pemerintah Pusat melalui lembaga vertikal Kementrian Agama (Kemenag) dan Kanwil Kemenag di daerah.

Karena di luar kewenangan pemerintah daerah (Pemda), banyak Ponpes di berbagai daerah termasuk di Kalsel belum bisa menerima bantuan operasional pendidikan secara rutin dari Pemda.

Menurut Ketua DPW Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Provinsi Kalsel, KH Mukeri Yunus, karena sebab tersebut beberapa Ponpes di Kalsel mengupayakan kemandirian keuangan dengan membentuk koperasi.

Rangga Azof Pernah Ditaksir, Begini Isyarat Ersya Aurelia yang Kini Dekati Dylan Carr

Viral Gilang Bungkus, Reaksi Komika Babe Cabita Disentil Awkarin Gegara Parodi Fetish Kain Jarik

Usaha yang dilakukan koperasi yang dibuat beberapa Ponpes di Kalsel pun kata KH Mukeri cukup beragam bahkan ada yang bekerjasama dengan plasma perkebunan kelapa sawit hingga pertambangan.

"Misal usaha perkebunan, koperasi pesantren kerjasama dengan plasma, ada yang kerjasama dengan pertambangan lalu dapat fee untuk operasional dan peningkatan kualitas pesantrennya," kata KH Mukeri.

Hal ini disampaikannya usai menghadiri rapat bersama Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Penguatan Pendidikan Karakter inisiatif DPRD Provinsi Kalsel, Kamis (30/7/2020).

Upaya ini menurutnya juga dilakukan untuk memenuhi keperluan vital Ponpes seperti kesejahteraan para tenaga pengajar di Ponpes.

"Ini kaitannya menghidupi pesantren, sebagian pesantren punya usaha, berarti mereka tidak menggantungkan diri dan mandiri untuk kesejahteraan guru, fasilitas, operasional," lanjutnya.

Namun hal tersebut kata KH Mukeri yang juga merupakan Pimpinan Ponpes Nurul Hijrah di Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalsel ini belum bisa dilakukan seluruh Ponpes yang ada di Kalsel.

Halaman
12
Penulis: Achmad Maudhody
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved