Breaking News:

Sport

FAJI Kalsel Sebut Olahraga Arung Jeram Berpotensi Berkembang karena Ini

Pengurus FAJI Kalsel menyebut potensi olahraga arung jeram bisa berkembang karena di Kalsel terdapat banyak sungai.

BANDI KHAIRULLAH UNTUK BPOST GROUP
FAJI Kalimantan Selatan (Kalsel) saat latihan di Aranio, Riam Kanan, Kabupaten Banjar, Kalsel. 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Arung Jeram juga ada di Kalimantan Selatan ( Kalsel ). Hal ini dijelaskan Wakil Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalsel, Bandi Khairullah, dalam Acara B-Talk Bicara apa saja, tentang Arung Jeram di era new normal pada Sabtu, 1 Agustus 2020.  

Dikatakan, arung jeram adalah olahraga air yang menyusuri jeram-jeram sungai. Ini penggabungan dari adventure, edukasi dan rekreasi. 

Akan tetapi, arung jeram masa dulu lebih dikenal dengan nama rakit bambu (bamboo rafting). Sebab, kehidupan sebagian masyarakat di Kalsel adalah di sungai. 

Baru pada tahun 1996, diperkenalkanlah sebagai olahraga air dengan nama arung jeram di Kalsel. Olahraga ini memiliki tiga pilar yaitu prestasi, pariwisata dan konservasi sungai.

Lewati Rintangan Jeram, Kekompakan Jadi Modal Awal Dalam Olahraga Arung Jeram

Gelar Latihan Rutin, FAJI Kalsel Berharap Bisa Lahirkan Kembali Atlet Arung Jeram

FAJI Kalsel Masih Menunggu Kepastian Arung Jeram Masuk PON Papua

Masih kata Bandi Khairulla, olahraga ini sangat berpotensi di daerah Kalsel. Hal ini dikarenakan daerah sempat memiliki banyak sekali sungai. 

"Olahraga arung jeram di Kalsel sudah memiliki lima pengurus cabang, yaitu di Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Kabupaten  Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Balangan dan Kabupaten Tabalong," rincinya.

(Banjarmasinpost.co id/ Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved