Breaking News:

KalselPedia

KalselPedia - Makam Syuhada Banjarbaru Pernah Dikunjungi Peziarah dari India

Makam Syuhada di Banjarbaru adalah tempat pemakaman korban pesawat rombongan haji yang jatuh di Colombo dan peziarah dari India pernah mendatanginya.

BANJARMASINPOST.CO.ID/STANISLAUS SENE
Nama para korban tertulis di batu ini di dalam kompleks Makam Syuhada Haji, Jalan A Yani Km 24, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), Sabtu (1/8/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Peristiwa Colombo sudah 42 tahun berlalu. Dan Makam Syuhada Haji di Landasan Ulin, Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), tempat dimakamkannya 174 haji korban kecelakaan pesawat DC-8 63 CF Loftleider Icelandic di Bandara Katunayake , Colombo, Srilanka, seakan menjadi saksi bisu.

Penjaga Makam Syuhada Haji, Rasiem, mengatakan, peziarah tak lagi sebanyak dulu. Akan tetapi, setiap bulannya selalu ada. Apalagi, sehari sebelum Idul Fitri dan ketika memasuki bulan haji.

"Peziarah bukan hanya keluarga korban, tapi juga dari rombongan sekolah dan instansi," katanya saat ditemui Banjarmasinpost.co.id Sabtu (1/8/2020).

Ia mengungkapkan, peziarah yang datang berasal dari sejumlah daerah. Bahkan, pernah ada orang dari India yang mengaku sebagai keluarga korban datang ke makam.

"Dia dari India langsung ke sini, didampingi penerjemahnya. Soalnya, dia hanya bisa berbicara bahasa India," ungkapnya.

BREAKING NEWS: Sekda Banjarbaru dan 3 Kepala Dinas Positif Covid-19

Dua Hari Pelayanan Publik di Pemko Banjarbaru Ditutup, Sistem Kerja Selanjutnya 50 Persen WFH

Kondisi Wali Kota Banjarbaru Membaik, Pesan Begini ke Warganya

KalselPedia - Mengenal Sejarah Makam Syuhada Haji di Banjarbaru

KalselPedia - Nama Korban Tertulis di Makam Syuhada Haji Banjarbaru

UPDATE Covid-19 Kalsel: Tambah 62 Positif, Terbanyak dari Kabupaten Banjar

Dari penerjemahnya itu, dia mengetahui bahwa peziarah dari India tersebut cucu salah satu korban peristiwa Colombo dari Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel, yang dikuburkan di Makam Syuhada Haji.

"Neneknya dari Haruyan, tapi kakeknya asli India. Dia mengaku selama 42 tahun, baru kali ini berziarah," ucapnya.

Namun, meski rutin diziarahi. Kini, perayaan haul di Makam Syuhada Haji mulai jarang digelar. Padahal, dulu rutin dilaksanakan setiap bulan haji.

"Sebelum pandemi Corona makam ini rutin dilaksanakan haul. Sekarang sudah tidak ada lagi," lanjutnya.

Halaman
12
Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved