Breaking News:

KalselPedia

KalselPedia - Petugas Makam Syuhada Haji di Banjarbaru Sebut Sepi dari Peziarah

Petugas di Makam Syuhada Landasan Ulin Kota Banjarbaru Kalsel sebut sepi peziarah pada Lebaran Idul Adha sekarang ini.

BANJARMASINPOST.CO.ID/STANISLAUS SENE
Makam Syuhada Haji di Jalan A Yani Km 24, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), sepi peziarah, Sabtu (1/8/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Momentum Hari Raya Idul Adha 1441 H tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Peziarah yang datang ke Makam Syuhada Haji di Landasan Ulin, Jalan A Yani Km 24, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ) saat ini terbilang sepi.

Dari pantauan, makam yang bersejarah ini sepi terhadap para peziarah. Petugas setempat, Rasiem,  mengatakan, para peziarah untuk tahun ini sangat sepi.

Biasanya, kata dia, sudah ramai menjelang Hari Raya Idul Adha sampai hari H. "Kemarin yang datang dua orang, hari ini satu orang," sebutnya saat ditemui Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (1/8/2020).

40 Tahun Lalu Banjir Air Mata di Makam Syuhada Haji Banjarbaru, Ini Fakta yang Terjadi

Tabarakan dua sepeda motor Depan Makam Syuhada Landasanulin Banjarbaru, 3 Pengendara Terluka

Ibu tiga orang anak ini mengakui, selain sepi terhadap peziarah, juga mengakui sudah dua tahun tidak digaji. "Di makam ini, dulu saya digaji dari Dinas Sosial. Tetapi sudah dua tahun tidak lagi karena makam ini sudah di serahkan ke yayasan. Sedangkan yayasannya, tidak tahu lagi pengurusnya," ungkap dia.

Ia juga mengatakan untuk membiayai tiga orang anaknya, hanya mengharapkan para peziarah yang berziarah ke makam ini. 

"Biasanya yang datang ke sini keluarga para korban. Selesai berziarah, mereka memberi seadanya. Kadang Rp 100.000, kadang Ro 50.000, ada juga yang memberi Rp 20.000," ungkapnya.

Ia mengakui meskipun demikian tetap setia membersihkan makam ini mulai pagi hingga sore dan itu dilakukan setiap harinya.

"Setiap hari datang ke sini untuk bersih-bersih. Kebetulan anak-anak libur sekolah, jadi saya ajak ke sini untuk membantu membersihkan makam ini," ceritanya.

Ia berharap pemakaman ini dikembalikan lagi seperti dulu, ditangani langsung oleh Dinas Sosial, sehingga ada gaji bulanan.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved