Berita Tapin

BPK 023 Taguda Binderang Tapin Berduka Cita, Seorang Anggotanya Tewas Ditabrak Mobil

Taufik Rahman (33) anggota BPK 023 Taguda Desa Binderang alami pendarahan di kepala ditabrak mobil Toyota Kijang hingga nyawanya tak tertolong lagi.

istimewa/medsos HBT
Mobil minibus yang terlibat kecelakaan dengan pengendara asal Desa Binderang di Jalan A Yani, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Sabtu (1/8/2020) petang 

Editor: Syaiful Akhyar
BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Barisan Pemadam Kebakaran 023 Taluk Gunung Damar (BPK 023 Taguda) di Desa Binderang, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berduka cita, Minggu (2/8/2020).

Ucapan duka cita membanjiri di grup whatsapp Habar Banua Rantau Tapin yang dikelola personel relawan Team Rescue Tapin dan Barisan Pemadam Rantau (Bapara).

Taufik Rahman (33) diketahui adalah anggota BPK 023 Taguda Desa Binderang yang mengalami luka sobek dan pendarahan di bagian kepala akibat tertabrak mobil minibus Toyota Kijang bernopol DA 1308 CZ di Jalan A Yani, Desa Binderang, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Sabtu (1/8/2020) sekitar pukul 18.20 Wita.

Orangtua Lihat Jenazah Puterinya Tertutup Sarung di Depan Rumah di Bincau Martapura

SMPN 9 Banjarmasin Beri Bantuan Kuota Internet Bagi Siswa Ekonomi Kurang Mampu

CPNS dari Kabupaten Kotabaru Ini Berharap Soal SKB Sesuai yang Dipelajari

Mobil maut itu dikemudikan Subandy (50) warga Blok N Desa Pualam Sari, Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin dari arah Rantau menuju arah Hulu Sungai Selatan.

Nyawa Taufik Rahman tak tertolong di IGD RSUD Datu Sanggul Rantau. Saat itu, relawan yang mengevakuasi korban adalah unit mobil BPK 023 Taguda.

"Saya mengenali korban adalah teman kami ketika di ruang IGD RSUD Datu Sanggul Rantau. Saat peristiwa itu saya tidak menyangka kalau musibah yang menimpa korban itu adalah anggota kami," ujar Suriansyah, Wakil Ketua BPK 023 Taguda.

Kasatlantas Polres Tapin, Iptu Guntur Setyo Pambudi mengatakan peristiwa kecelakaan lalu lintas itu, kronologinya diawali pengemudi mobil Toyota Kijang dari arah Banjarmasin menuju Hulu Sungai Selatan hendak mendahului mobil di depannya.

Namun, mobil di depannya tidak memberi jalan sehingga pengemudi mobil Toyota Kijang membanting setir ke sebelah kanan jalan hingga keluar badan jalan dan menabrak tiang telepon dan korban yang berboncengan dengan istrinya.

Iptu Guntur Setyo Pambudi mengimbau untuk masyarakat Tapin agar senantiasa menjaga keselamatan dalam berkendara di jalan.

Selain itu memperhatikan etika ketika berkendara. Seperti taat menggunakan helm, mengenakan masker, tidak mengebut di jalan, dahulukan kendaraan darurat seperti ambulans, pemadam, rombongan pengawalan.

"Jangan saling mendahului ketika masih ada halangan di depan. Jaga keselamatan bersama ketika berkendara di jalan karena keluarga menunggu kita pulang di rumah," ujar mantan Kapolsek Binuang ini.

(banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved