Breaking News:

Berita Kesehatan

Hindari Hipertensi dan Penyakit Jantung, Batasi Asupan GGL dan Konsumsi Produk ini

Menurut data Kemenkes RI, penyakit hipertensi, jantung dan diabetes adalah top 3 atau tiga penyakit tidak menular teratas di Indonesia,

banjarmasinpost.co.id/mariana
Demo masak oleh Finalist Masterchef Indonesia, Theophilus Hans dalam peluncuran virtual Tropicana Slim Sunflower dan Kecap Asin 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam launching virtual Tropicana Sunflower Oil dan Kecap Asin, dr Rudy Kurniawan Sp.PD mengatakan, saat ini, jumlah kasus penyakit jantung dan hipertensi semakin mengkhawatirkan di Indonesia.

Menurut data Kemenkes RI, penyakit hipertensi, jantung dan diabetes adalah top 3 atau tiga penyakit tidak menular teratas di Indonesia, dimana penyakit jantung menjadi penyebab utama kematian di Indonesia.

"Sementara itu, hipertensi dikenal sebagai silent killer (pembunuh diam-diam) karena sering timbul tanpa gejala. Hipertensi yang tidak terkontrol juga berkaitan dengan kasus kematian dini serta berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal dan gangguan penglihatan," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (1/8/2020).

Respons Aurel Saat Atta Halilintar Minta Izin Bertemu Krisdayanti, Fakta Istri Raul Lemos Diungkap

Serupa Aksi Ferdian Paleka, Viral Youtuber Prank Bagi Daging Kurban Isi Sampah, Edo Putra Dihujat

Pemilik Rumah Mertua Raffi Ahmad yang Sebenarnya Diungkap Nagita, Rieta Amilia: Mama Gak Punya

Ditambahkannya, estimasi jumlah kasus hipertensi di Indonesia mencapai 63,3 juta orang atau hampir 1/4 penduduk Indonesia mengidap hipertensi.

Penyebabnya adalah gaya hidup tidak sehat, termasuk konsumsi gula, garam dan lemak yang berlebihan dalam jangka panjang.

Dalam hal ini ibu memiliki peran yang penting untuk membantu keluarga menjaga gaya hidup sehat serta mencegah penyakit jantung dan hipertensi, salah satunya dengan membatasi asupan gula, garam dan lemak (GGL) harian dalam sajian makanan di rumah

"Sesuai anjuran Kementerian Kesehatan RI, jumlah Batasan GGL harian adalah gula sebanyak 50 gram/hari (setara 4 sendok makan), garam sebanyak 5 gram/hari (setara 1 sendok teh), serta lemak/minyak sebesar 67 gram/hari (setara 5 sendok makan)," paparnya.

Hal ini perlu didukung dengan pola makan yang sehat, mengacu pada pedoman gizi seimbang dan sesuai porsi piring makanku.

Selain itu, tidak lupa olahraga teratur minimal 30 menit setiap hari dan istirahat cukup.

Halaman
12
Penulis: Mariana
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved