Breaking News:

Berita Banjarmasin

Ingin Pulang Kampung saat Lebaran, Begini Kata STIMI Banjarmasin

Ingin pulang kampung atau mudik saat Lebaran bisa dilakukan asalkan menurut Ketua STIMI Banjarmasin keuangannya direncanakan dengan baik.

ISTIMEWA
Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin, Dr Dra Titien Agustina, MSi 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Semua orang mengalami dampak dari adanya wabah covid 19. Salah satu yang sangat urgen, dampak itu ada pada sisi keuangan siapapun, termasuk pemerintah tak terkecuali.

Ramainya cuitan dan status orang yang mengalami PHK atau bila tidak di PHK, namun terjadi penurunan gaji yang drastis sampai separuh atau 50 persen dan sebagainya.

Di tengah kondisi sekarang ini, menurut Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin, Dr Dra Titien Agustina, MSi, mau mudik di kala Lebaran atau libur panjang perlu ditata ulang pengelolaan keuangannya agar tidak sakit kepala.

Apalagi, merasa pemerintah tidak adil karena tidak mendapat kucuran Bansos seperti yang diberikan kepada masyarakat kecil yang penghasilannya Senin Kamis. Bahkan dicari sehari, habis sehari, bahkan tidak cukup.

Disbunnak Kalsel Bangun Irigasi Perpompaan Bagi Petani untuk Hadapi Kemarau

KalselPedia - Komunitas Orbinatra Banjarmasin

Cegah Penyebaran Covid-19 di Perkantoran Pemprov Kalsel, Gubernur Instruksikan Ini

Komisi IV DPRD Kalsel Ingatkan Pemrintah Perhatikan Generasi Muda di Sekolah Keagamaan

Gaji Dipotong 50 Persen, Begini Tips Pekerja di Banjarmasin Kelola Keuangan Keluarga

"Sebagai orang kantoran yang memiliki gaji tetap, mestinya bisa lebih baik dalam pengelolaan keuangan. Mau pulang kampung (mudik) boleh, tetapi harus dengan perhitungan dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Karena bisa jadi kita pembawa musibah bagi keluarga di kampung," ujarnya.

Selain itu dengan adanya penurunan penghasilan di saat seperti ini, semua pengeluaran harus bisa direncanakan dengan baik.

Dibuat list atau daftarnya, agar tidak kebablasan. Kalaupun mau mudik juga, harus mempertimbangkan segi kesehatan dan keselamatan diri sendiri dan keluarga yang diajak, serta orang tua dan kerabat yang ada di kampung.

Karena, semua terdampak secara ekonomi dengan adanya pandemi Covid-19 ini, pandai-pandai mengelola dan mengatur keuangan yang masih tersisa. Upayakan bila memang pulang kampung juga, lakukan skala prioritas.

Lebaran Idul Fitri tidak bisa mudik, lalu ingin lebaran Idul Adha ini mudik, perhitungkan bahwa pengeluaran selama mudik sudah masuk dalam perencanaan keuangan yang ada. Belum lagi bila melaksanakan ibadah kurban. Apalagi, bila tidak dilakukan dengan cicilan, tentu makin memberatkan.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved