Breaking News:

Berita Tapin

Jembatan di Kumpai Kabupaten Tapin Baru Rusak Parah, Ini Penyebabnya

Jembatan vital di Desa Kumpai Desa Kecamatan Tapin Selatan Kabupaten Tapin rusak parah setelah sebuah truk bermuatan pasir terperosok.

BANJARMASINPOST.CO.ID/MUKHTAR WAHID
Jembatan kayu penghubung Dusun Kumpai Desa Rumintin dengan Dusun Matang Asam Desa Lawahan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan (Kalsel), rusak parah dan hanya ditutup batang pohon kelapa agar dapat dilintasi warga, Sabtu (1/8/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Jembatan di Dusun Kumpai, Desa Rumintin, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), rusak parah.

Warga mengatakan, kerusakan jembatan kayu ulin itu karena faktor usia jembatan yang sudah puluhan tahun.

Sebelum jembatan rusak, warga Dusun Kumpai Desa Rumintin maupun warga Dusun Matang Asam Desa Lawahan tidak khawatir karena bisa dilintasi kendaraan roda dua dan mobil kecil.

Namun, sejak truk bermuatan material pasir melintas di jembatan itu, badan jembatan mengalami kerusakan. HIngga akhirnya, makin parah.

Warga Desa Kumpai Kabupaten Tapin Berharap Perbaikan Jembatan

VIDEO Bupati Tapin Paparkan Rencana Bangun Jembatan di Margasari

Kecelakaan di Binderang Kabupaten Tapin, Nyawa Pengendara Motor Tak Tertolong

Bocah Pengidap Tumor Asal Kabupaten Tapin Perlu Donasi Dermawan

Pernah terjadi insden, sebuah truk itu yang diduga kelebihan beban angkutan mengakibatkan badan jembatan kayu ulin tidak kuat menahan. Salah satu rodanya terporosok, hingga membuat badan jembatan rusak parah.

"Sempat tidak dapat dilintasi mobil karena rusak," ujar Udin, warga Dusun Kumpai kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (1/8/2020).

Warga berharap jembatan diperbaiki oleh pemerintah agar memudahkan mobilitas angkutan hasil pertanian warga dapat dijual ke pasar terdekat.

Jembatan itu sangat vital karena akses penghubung antar Desa Rumintin dengan Desa Lawahan di Kecamatan Tapin Selatan.

Tentu saja, jarak tempuh lebih dekat dibandingkan rute lain yang terbilang cukup jauh dan memakan waktu cukup lama.  

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved