Berita Banjabaru

Kinerja Dapat Nilai A, Begini Kata Kadisdikbud Provinsi Kalsel

Disdikbud Kalsel dapat rapor dengan nilai A atas kinerjabya yang menurut Kadisdikbud dikarenakan kerja sama yang baik dengan semua pihak termasuk staf

BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Kalimantan Selatan ( Kalsel ), HM Yusuf Effendi. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Kalimantan Selatan ( Kalsel ) sudah mendapatkan hasil kinerjanya masing-masing.

Laporan ini diberikan kepada SKPD masing-masing dari Gubernur Kalsel yang ditandatangani Sekdaprov, Abdul Haris Makkie.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah, serta  Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja lnstansi Pemerintah (SAKIP), pemprov telah melakukan evaluasi akuntabilitas kinerja.

Dijabarkan Sekda, evaluasi ini berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pedoman Evaluasi atas Implementasi SAKIP.

Anggaran Perjalanan Dinas Terancam Menyusut, Begini Komentar Anggota DPRD Kalsel

UPDATE Covid-19 Kalsel: 74 Pasien SEMBUH, Terbanyak dari Kabupaten HSS

Tes SKB Awal September 2020 di Pemprov Kalsel, Peserta Wajib Begini

KalselPedia - Komunitas Orbinatra Banjarmasin

"Tujuan evaluasi Ini adalah untuk menilai tingkat akuntabilitas atau penanggungjawaban atas hasil (outcome) terhadap penggunaan anggaran dalam rangka terwujudnya pemerintahan yang berorientasi kepada hasil (result oriented government) serta memberikan saran perbaikan yang diperlukan," tandas Sekda dalam surat tersebut.

Dari semua SKPD, dalam rapor kali ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalsel mendapati nilai 80,16 atau dengan predikat memuaskan atau A.

Untuk dapat mempertahankan dan lebih meningkatkan yang Iebih baik lagi, perlu diupayakan perbaikan kualitas penerapan SAKIP secara terus-menerus.

Rincian penilaian tersebut adalah meliputi perencanaan kinerja dengan bobot 30, pengukuran kinerja dengan bobot 25, pelaporan kinerja dengan bobot 15, evaluasi kinerja dengan. bobot 10, dan capaian kinerja dengan bobot 20, sehingga ditotal 100.

Atas capaian tersebut, Kadisdikbud Provinsi Kalsel, HM Yusuf Effendi, menjelaskan, perolehan nilai A atas koordinasi yang baik dengan semua lembaga yang terkait dan kerja sama yang optimal. "Termasuk dengan semua komponen dan staf Disdikbud Provinsi Kalimantan Selatan," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved