Berita HST

Sebelum ke Meja Hijau, Kasus Sengketa Lahan Wisata Pagat HST Sempat di Mediasi di DPRD

Rupanya, sebelum masuk meja hijau untuk berperkara Perdata sengketa lahan di Wisata Pagat, sempat dimediasi di DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Wisata Pagat yang dalam status sengketa 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Rupanya, sebelum masuk meja hijau untuk berperkara Perdata sengketa lahan di Wisata Pagat, sempat dimediasi di DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Ketua DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Rachmadi, membeberkan pihaknya sempat melakukan mediasi antara Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah dan warga Pagat terkait lahan Wisata Pagat.

Namun, diakui Rachmadi jika hasil mediasi lagi-lagi deadlock.

"Kedua belah pihak masih kukuh. Mempertahankan argumen. Satu mengaku punya bukti satunya punya bukti," jelasnya.

Ia berharap kasus ini dapat selesai segera dan sengketa lahan dapat berakhir.

Apalagi, lokasi Wisata ini merupakan sumber PAD Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Sebelumnya, warga Pagat yang menyoal lahan Wisata Pagat sempat sempat menyurati Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Tengah terkait klaim kepemilikan tanah.

Bentakan Ashanty pada Azriel karena Maksa Minta Dibelikan Mobil, Anang Hermansyah Bereaksi Begini

Dulu Lahir Prematur dan Divonis Hidup Hanya 6 Bulan, Sekarang Rizky Febian Jadi Penyanyi Terkenal

Beberapa bukti disodorkan, berupa surat penyataan persaksian kepemililikan lahan di Hutan Pagat sebanyak 12 borongan.

Hingga surat piutang di perbankan. Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Wahyudi Rahmad membeberkan jika pihak ahli waris sempat datang dan melayangkan surat yang menyatakan mereka berhak atas lahan Wisata Pagat.

Halaman
1234
Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved