Berita Banjarbaru

Warga Banjarbaru Ini Bisa Mudik dan Mampu Sisihkan Uang untuk Ditabung

Sebuah keluarga dari Landasan Ulin Banjarbaru Kalsel mampu menatur keuangan sehingga bisa mudik ke Semarang dan masih bisa pula menabung.

BANJARMASINPOST.CO.ID/SYAIFUL ANWAR
Serunya berkumpul bersama keluarga. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pandemi Covi-d19 yang melanda Indonesia sejak Februari 2020 lalu , tak hanya mengganggu sektor perekonomian, tapi juga sendi kehidupan lainnya. Silaturrahmi dengan keluarga pun 'terputus', termasuk Hari Raya Idul Fitri 1441 H lalu dan hanya bisa 'bertemu' lewat gadget  saja.

Keinginan bersua dengan keluarga pun baru bisa terealisasi sejak adanya new normal. Tradisi mudik kampung pun dilakukan saat merayakan Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha 1441 H maupun setelahnya, supaya silaturrahmi tetap terjalin dengan kerabat.

Walau pun dengan pulang ke tanah leluhur terkadang harus 'menguras kantong' yang tidak sedikit dan menabung dengan menyisihkan uang tiap bulan dari gaji selama setahun. Ini bukan halangan melaksanakan mudik.

Menurut Selvia Ratna, keluarga kecilnya saat ini pulang ke kampung halaman suaminya di Desa Jambu Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah.

"Kami pulang ke kampung halaman suami, Jumat 24 Juli ke Semarang dan balik ke Banua, Senin, 3 Agustus," paparnya saat dihubungi di Semarang, Minggu (2/8/2020).

Pasca Pejabat Pemko Banjarbaru Positif Covid-19, Semua Puskesmas Diutup

Dinkes Banjarbaru Tes Swab Orang yang Kontak Erat dengan Pejabat Positif Covid-19

Cegah Penyebaran Covid-19 di Perkantoran Pemprov Kalsel, Gubernur Instruksikan Ini

Pakar Ekonomi dari FEB ULM: Orangtua Perlu Ajarkan Anak Kelola Uang dengan Cerdas

Dijelaskannya, mudik baginya merupakan suatu keharusan, karena semua keluarga suaminya ada di Jawa Tengah. "Ini supaya silaturrahmi dengan keluarga besar kami terus terjalin walau pun terpisah pulau," ungkapnya.

Warga Landasan Ulin, Banjarbaru, ini bercerita sebenarnya ingin mudik Hari Raya Idul Fitri. Berhubung saat itu pandemi corona dan diterapkannya PSBB, sehingga tak bisa pulang.

"Uangnya kami simpan dan tidak diutak-atik. Pas ada kebijakan new normal, akhirnya bisa mudik ke kampung halaman suami," ucapnya.

Ditambahkan Selvi, walau pun di tengah pandemi Corona dan serba sulit, mereka bisa pulang kampung karena membiasanya menabung.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved