Breaking News:

Berita Nasional

Cara Karyawan Swasta Dapat Bantuan Rp 600.000 Per Bulan, Erick Thohir : PNS & Pegawai BUMN Tak Dapat

Cara Karyawan Swasta Dapat Bantuan Rp 600.000 Per Bulan, Erick Thohir : PNS & Pegawai BUMN Tak Dapat

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/pras
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan sambutan sebelum menandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama Diplomasi Ekonomi untuk mendukung BUMN Go Global di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (17/7/2020). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Berikut Cara Karyawan Swasta Dapat Bantuan Rp 600.000 Per Bulan, Erick Thohir : PNS & Pegawai BUMN Tak Dapat.

Pemerintah akan memberi bantuan sebesar Rp 600 Ribu bagi karyawan swasta dengan gaji di bawah Rp 5 Juta per bulan.

Syaratnya, karyawan swasta harus terdaftar di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Ketenagakerjaan. Namun Erick Thohir menegaskan bahwa PNS dan Pegawai BUMN tak dapat bantuan ini.

Cara Aktivasi Promo Telkomsel 10GB Cuma Rp 10 & 15GB Cuma Rp 6 Ribu, Paket Internet Murah 25GB

Video Cara Pakai Fitur Instagram Reels Rilis di Indonesia, Bakal Jadi Pesaing TikTok?

Doa Khusus Malam Jumat Saat Shalat Tahajud, Ini Niat & Tata Cara Sholat Tahajud Lengkap Keutamaannya

"Fokus bantuan pemerintah ini adalah 13,8 juta pekerja non-PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp 150.000 per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan," kata Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2020).

Erick mengatakan, setiap karyawan swasta yang memenuhi syarat nantinya akan mendapat bantuan Rp 600.000 per bulan selama empat bulan.

Erick menyebut program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan pada September 2020.

"( Bantuan) akan langsung diberikan per dua bulan ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan,” ujarnya.

Menteri BUMN ini menyebutkan, tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

"Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi,” kata Erick.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, rencana pemberian bantuan ini merupakan salah satu agenda dalam rangka penyerapan anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Halaman
123
Editor: Rendy Nicko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved