Berita HSS
Peduli Seniman Wayang Kulit, Disdik HSS Gelar Pertunjukkan ini
Kegiatan dalam rangka program public DAK Non fisik BOP Museum 2020 tersebut tanpa mengundang masyarakat umum dengan alasan protokol kesehatan.
Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Pemkab Hulu Sungai Selatan, melalui Dinas Pendidikan bersama para seniman, menggelar pertunjukkan wayang kulit di Museum Rakyat HSS dalam Pergelaran Peragaan Group Seni Wayang Kulit.
Kegiatan dalam rangka program public DAK Non fisik BOP Museum 2020 tersebut tanpa mengundang masyarakat umum dengan alasan protokol kesehatan.
Namun, pertunjukkan tanpa penonton itu direkam, dan juga disiarkan secara online di media sosial.
Digelarnya pun pada siang hari karena dalam situasi pandemic covid 19 dan mencegah mata rantai penularan jika terjadi kerumunan.
• Jawaban Soal SD Kelas 1 2 3 Belajar dari Rumah TVRI Kamis 6 Agustus: Materi Pola Bilangan
• Tiara Andini Grogi Meski Tampil di Konser Virtual, Meriahkan Smartfren WOW Virtual Concert
Kabid Kebudayan dan Kesenian HSS, Sri Wiyono menjelaskan, pergelaran wayang kulit tersebut bekerjasama dengan dalang Saidi Rahman dari Sanggar Kumajaya Desa Tabihi Kecamatan Padang Batung.
Mengangkat tema “Hasrat Terpendam Di Balik Cita-Cita”, pertunjukkan berdurasi selama dua jam.
Hadir menyaksikan pembukaan pertunjukkan, Kepala Dinas Pendidikan HSS Hj Siti Erma, Kabid PAUD dan Dikmas H Zainal Abidin, Kasi Sarana dan Prasarana Olahraga Disporapar HSS Syakhril Anwar dan tokoh kebudayaan dan perwakilan dari Sanggar Karamunting.
“Pergelaran seni tradisional yang kami rencanakan Agustus di antaranya yaitu Begipang dan Mamanda. Untuk waktunya kami sampaikan kemudian. Format acara masih sama karena kami taat protokol pencegahan covid-19,” katanya. Ditambahkan, tujuan digelarnya pertunjukkan juga membantu para seniman yang terdampak pandemic, kembali bisa berkarya,” katanya.
(banjarmasinpost.co.id/hanani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pertunjukkan-wayang-kuli-oleh-dalang-dari-desa-tabihi-kecamatan-padang-batung.jpg)