Breaking News:

Berita Banjarmasin

Mahasiswa ULM Perjuangkan Pelestarian Kasturi, Dapat Hibah Program Kreativitas Mahasiswa Nasional

Kelompok mahasiswa ULM multi-disiplin ilmu yang dibimbing dosen muda Amalia Rezeki berhasil mendapatkan hibah untuk pelestarian pohon kasturi

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Hari Widodo
istimewa
Jarlina dan Amalia Rezeki memperlihatkan pohon kasturi yang mereka perjuangkan untuk dilestarikan. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pelaksanaan tahun 2020. 

Kelompok mahasiswa ULM multi-disiplin ilmu yang dibimbing dosen muda Amalia Rezeki berhasil mendapatkan hibah program unggulan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, dibidang Pengabdian Masyarakat ( PKM-M ), dengan judul Kasturi Berjuang Melawan Kepunahan.

“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih sekali Kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, karena kami berhasil memenangkan kompetisi Hibah Program Kreativitas Mahasiswa. dibidang Pengabdian Masyarakat dengan judul Kasturi Berjuang Melawan Kepunahan, “ jelas Jarlina Mahasiswa program studi pendidikan biologi ULM selaku ketua kelompok PKM, Jumat (7/8/2020).

Dia menambahkan, setelah ini timnya akan kelapangan untuk melakukan pembinaan masyarakat dalam upaya pelestarian pohon kasturi (Mangifera casturi) yang merupakan maskot flora provinsi Kalimantan Selatan, yang menurut lembaga konservasi Internasional IUCN telah punah di alam liar. 

Asnah Bikin Minuman Kasturi, Ingin Angkat Buah Lokal.

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, SBI dan DLH Kalsel Tanam Kasturi

Mangga Kasturi Terancam Punah, Begini Upaya yang Dilakukan Dinas TPH Banjar

"Namun, dikarenakan saat ini negeri kita dilanda pandemi, maka sebagian besar kegiatan sosialisasi dan edukasi dilakukan melalui program daring," ujarnya.

 Sementara itu Amalia Rezeki, selaku dosen pembimbing, memberikan apresiasi atas capaian mahasiswa bimbingannya.

Namun, dia juga menekankan agar mahasiswanya harus lebih giat lagi, karena capaian tersebut akan dilombakan lagi di dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). 

“Saya sangat bangga dan memberikan apresiasi yang tinggi buat Jarlina dan timnya yang sudah menerima hibah PKM-M. Saya berharap mereka mengulang success story kakak tingkatnya yang pernah menerima medali emas di PIMNAS tahun 2015 lalu yang mengangkat topik Pelestarian Bekantan, “ kata Amel, dosen muda berprestasi di ULM ini.

Sebagaimana diketahui pada 1 Januari 2014 dilakukan asesmen oleh tim ahli IUCN terhadap keberadaan tumbuhan Kasturi di alam liar yang kemudian dipublikasikan 2016 oleh Lembaga Konservasi Internasional-International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN ), yang menyatakan bahwa Kasturi dinyatakan punah di alam atau Extinct in the Wild.

Meskipun Pohon kasturi dinyatakan punah di alam liar, namun masih bisa ditemukan di pekarangan rumah warga, dibeberapa daerah di Kalimantan Selatan ( Kalsel ), terutama di  Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala dan hulu Sungai.

Tumbuhan ini dapat tumbuh di lahan kering dan lahan basah pasang-surut yang memang ditemui sebarannya di daerah Kalimantan.

“Bentuk pohonnya mirip dengan pohon mangga biasa, tingginya bisa mencapai 25 - 50 meter, dengan diameter batang 40-115 cm, dan rindang. Buah kasturi berukuran cukup kecil, berat buahnya hanya sekitar 60-85 gram, panjang 4,5-5,5 cm, dan lebar 3,5- 3,9 cm. Daging buah kasturi juga berserabut, tekstur buah agak kasar, rasanya manis sedikit asam, serta memiliki aroma yang khas," kata Jarlina.

Ini Lima Desa Berciri Khas di Tanahlaut, Ada Desa Handil Babirik yang Tiap Warganya Punya Kasturi

Sebuah penelitian membuktikan, bahwa buah kasturi terbukti juga mengandung nutrisi yang berguna bagi tubuh manusia, seperti terpenoid dan polifenol yang dapat bertindak sebagai zat antioksidan.

Polifenol sendiri dikenal sebagai zat yang dapat menghadirkan berbagai manfaat bagi kesehatan manusia, seperti: anti peradangan, meningkatkan fungsi otak, kesehatan pencernaan dan mencegah penggumpalan darah. (banjarmasin post.co.id/syaiful anwar)
 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved