Breaking News:

Berita Kalbar

Dievakuasi ke Pusat Penyelamatan IAR Indonesia Ketapang, Begini Kondisi 2 Orangutan dari Jawa Tengah

Dua ekor orangutan Kalimantan ( Pongopygmaeus) berhasil diselamatkan Tim gabunganBKSDA) Jawa Tengah dan BKSDA Kalimantan Barat di wilayah Jawa Tengah

IAR Indonesia
Tim gabungan BKSDA Jawa Tengah dan BKSDA Kalimantan Barat berhasil menyelamatkan dua individu orangutan Kalimantan ( Pongopygmaeus) di wilayah Jawa Tengah, Rabu (05/08/2020). 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KETAPANG - Dua ekor orangutan Kalimantan ( Pongopygmaeus) berhasil diselamatkan Tim gabungan Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Jawa Tengah dan BKSDA Kalimantan Barat di wilayah Jawa Tengah, Rabu (05/08/2020).

Kedua orangutan dewasa berjenis kelamin jantan ini diselamatkan dari dua lokasi yang berbeda.

Satu individu bernama Samson berasal dari lembaga konservasi tak berizin di salah satu taman wisata di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.

Sementara orangutan lainnya yang bernama Boboy, berasal dari kediaman pribadi warga di Semarang, Jawa Tengah.

Kedua orangutan jantan ini telah untuk dievakuasi ke Pusat Penyelamatan IAR Indonesia di Sei Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dengan menggunakan kapal penyeberangan melalui Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Kamis (06/08/2020) pagi.

Penjaga Pos Pelepasliaran Orangutan di Kalteng Tewas dengan Tubuh Terbakar

Rawat Orangutan, Pengasuh Wajib Pakai Masker dan Sarung Tangan, Antisipasi Covid-19

Pencegahan Corona, Borneo Orangutan Survival Tutup Kunjungan Tamu ke Nyaru Menteng Palangkaraya

Penyelamatan ini atas petunjuk dan arahan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) dan Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati (KKH) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Sebelumnya, Balai Karantina Pertanian Kelas I Semarang telah memastikan kedua orangutan ini tidak membawa penyakit rabies dan TBC.

Temia, dokter hewan IAR Indonesia yang turut memeriksa kondisi kedua orangutan secara langsung menjelaskan, kedua orangutan bernama Samson dan Boboy yang diperkirakan berusia 20 tahun itu telah menjalani pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengecekan fisik dan laboratorium untuk mendeteksi potensi penyakit rabies dan TBC.

Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai syarat karantina yang harus dipenuhi sebelum diberangkatkan ke Ketapang.

“Setibanya di Ketapang, mereka juga akan menjalani masa karantina selama dua bulan dan mendapatkan penanganan medis yang lebih spesifik, observasi, serta perawatan lebih lanjut di fasilitas rehabilitasi orangutan yang dimiliki IAR Indonesia,” ungkap Temia.

Halaman
1234
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved