Berita Baanjarmasin

Genjot Penyertaan Modal, PT Jamkrida Kalsel Lobi Pemkab Tanbu

Pertemuan tersebut membahas rencana kerjasama berupa penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada PT Jamkrida Kalsel.

Tayang:
Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Eka Dinayanti
Jamkrida untuk Bpost
Direktur PT Jamkrida Kalsel, Suyanto 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Difasilitasi Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, M Yani Helmi, Direktur PT Jamkrida Kalsel, Suyanto sudah berkomunikasi langsung dengan Bupati Kabupaten Tanah Bumbu, H Sudian Noor di Batulicin, Tanah Bumbu, Jumat (7/8/2020).

Pertemuan tersebut membahas rencana kerjasama berupa penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada PT Jamkrida Kalsel.

Dimana dalam pertemuan tersebut, H Sudian Noor menyatakan pihaknya masih menunggu surat resmi permohonan penyertaan modal dari PT Jamkrida Kalsel.

1 Muharram 1442 H, Ini Kumpulan Doa Akhir Tahun & Awal Tahun Baru Islam 2020, Simak Bacaannya

Puisi dan Pantun Ucapan HUT ke-75 Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 2020, Bisa Untuk di Media Sosial

Syarat dan Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 4 di prakerja.go.id, Dibuka Mulai Hari Ini

Selanjutnya, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan melakukan kajian-kajian ekonomi lalu meneruskannya ke DPRD Kabupaten Tanah Bumbu untuk dibahas.

"Tim ekonomi kami akan buat kajian untuk diserahkan ke DPRD dan ditindaklanjuti, karena ini bentuknya penyertaan modal," kata H Sudian Noor.

Namun secara garis besar Ia mengakui kerjasama tersebut bisa membawa dampak ekonomi positif bagi Kabupaten Tanah Bumbu.

Pasalnya dengan makin kuatnya permodalan PT Jamkrida tentu makin besar dan luas pula cakupan fasilitasi penjaminan kredit yang bisa disalurkan PT Jamkrida termasuk untuk para UMKM di Kabupaten berjuluk Bumi Bersujud ini.

"Otomatis terhadap PAD juga akan positif. Tapi perlu kami kaji dulu. Arahnya bukan UMKM saja tapi usaha mikro juga untuk menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya," kata H Sudian Noor.

Sebelumnya, Direktur PT Jamkrida Kalsel, Suyanto menyatakan dengan tambahan penyertaan modal tersebut bisa memperkuat rasio ketersediaan modal dibanding jumlah penjaminan yang dikeluarkan PT Jamkrida Kalsel.

Dimana hingga penghujung Bulan Juli Tahun 2020, jumlah penjaminan oleh PT Jamkrida Kalsel sudah mencapai Rp 2,94 triliun untuk 24.500 pelaku UMKM dan diperkirakan sudah ada 40 ribu tenaga kerja yang terserap dari usaha para pelaku UMKM tersebut di Kalsel.

Sedangkan hingga akhir Tahun 2020 ini, Ia menargetkan penjaminan bisa meningkat hingga mencapai Rp 3,5 triliun untuk 30.000 UMKM dan menyerap total 50 ribu tenaga kerja.

(Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved