Breaking News:

Berita Kalteng

Remaja Diduga Gangguan Jiwa Bacok Mahasiswa dan Dosen Universitas Palangkaraya

Seorang remaja diduga menderita gangguan jiwa bersenjata parang menyerang dosen dan mahasiswa Universitas Palangkaraya diamankan Polresta Palangkaraya

Penulis: Fathurahman | Editor: Alpri Widianjono
POLRESTA PALANGKARAYA UNTUK BPOST GROUP
Polisi memeriksa lokasi kejadian pembacokan di kawasan belakang gedung Fakultas Ekonomi Kampus Universitas Palangkaraya (UPR), Jalan Damang Salilah, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng ), Senin (10/8/2020). 

Editor:  Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Peristiwa menghebohkan terjadi di kawasan belakang gedung Fakultas Ekonomi Kampus Universitas Palangkaraya (UPR),  Jalan Damang Salilah, Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng ), Senin (10/8/2020).

Saat itu, para mahasiswa ingin berangkat KKN tiba-tiba diserang seseorang menggunakan parang, YN (20).

Belum diketahui persis penyebab dia melakukan penyerangan yang mengakibatkan dua orang luka-luka .

Informasi terhimpun di kampus UPR menyebutkan, mahasiswa dan dosen tersebut ingin melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Petuk Bukit, Kecamatan Rakumpit, Kota Palangkaraya.

Para mahasiswa ikut satu mobil ke dosen pembimbing lapangan, yaitu Penyang. Kemudian, kumpul di depan Asrama Mahasiswa Murungraya.

Bikin Resah Warga, Pria yang Onani di Tempat Umum Diamankan Polresta Palangkaraya

Pemko Palangkaraya Siapkan Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Polisi Amankan Pengunjung dan Pemilik Warung Remang Palangkaraya

Penyemprotan Desinfektan Digencarkan, Kasus Positif Covid-19 Palangkaraya Terus Bertambah

Selanjutnya, menuju rumah sang dosen, yaitu Penyang, di Jalan Damang Salilah, belakang Fakultas Ekonomi UPR. Rombongan mahasiswa berjalan bersama-sama.

"Entah kenapa, saat itulah ada seorang remaja yang tak lain adalah pelaku, YN, keluar dari sebuah ruangan, membawa parang dan langsung menyerang hingga melukai satu mahasiswa yang saat itu jalan di depan," ujar seorang mahasiswi.

Kontan, mereka yang berjalan di bagian belakang, langsung kabur karena takut jadi sasaran berikut. "Kami juga tidak tahu lagi nasib rekan kami. Karena belakangan, kami malah kaget, dosen pembimbing lapangan juga kena bacok hingga saat ini dirawat di rumah sakit," ujarnya lagi.

Sementara itu, tindakan penyerangan tersebut dilaporkan ke polisi. Tak lama kemudian, petugas Polresta Palangkaraya berhasil mengamankan pelaku pembacokan dosen dan mahasiswa UPR tersebut.

Kapolresta Palangkaraya, Kombes Dwi Tunggal Jaladri, menerangkan, tersangka berinisial YN (20) berhasil diamankan oleh anggota Satreskrim tidak lama setelah terjadinya peristiwa penganiayaan. "Tersangka diamankan di Polresta Palangkaraya untuk dilakukan pendalaman," ujarnya.

Kapolres mengatakan, akibat kejadian tersebut, kedua korban harus dirawat secara intensif di RSUD Doris Sylvanus, Kota Palangkaraya, karena menderita luka bacok di bagian kepala hingga lengan.

Pemuda yang menyerang pakai parang, diamankan di Polresta Palangkaraya.
Pemuda yang menyerang pakai parang, diamankan di Polresta Palangkaraya. (POLRESTA PALANGKARAYA UNTUK BPOST GROUP)

"Petugas masih melakukan penyidikan dan mendalami motif tindakan penganiayaan tersebut, serta akan berkoordinasi bersama pihak Rumah Sakit Jiwa  untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka," ujarnya.

Dia menegaskan, apabila tersangka dinyatakan sehat secara kejiwaan, maka akan disangkakan dengan pasal 351 ayat 2 KUH-Pidana tentang penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. "Kami tunggu saja pendalaman yang dilakukan petugas, nanti," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved