Breaking News:

Berita Kriminal

Polisi Banjarbaru Tertipu Rp 1,35 Miliar, Penipu Mengaku Anggota Mabes Polri Bisa Loloskan ke Akpol

Jajaran Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan menangkap dua orang yakni IR dan IL.

Banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Sugeng Riyadi didampingi Kasubdit 3 Jatanras Kompol Riza Muttaqien memperlihatkan foto kedua tsk yang menipu korban. 

BANJARMASINPOST.CO,ID,BANJARMASIN - Jajaran Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Selatan menangkap dua orang yakni IR dan IL. Keduanya ditangkap petugas di Jakarta.

Tak tanggung tanggung aksi penipuan keduanya yang beralasan untuk bisa memasukkan anak korban ke Akademi Kepolisian (Akpol) ini, membuat korban yang merupakan satu anggota Polres Banjarbaru ini menderita kerugian total Rp1,3 miliar.

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Kalsel Kombes Sugeng Riyadi didampingi Kasubdit 3 Jatanras Kompol Riza Muttaqien mengiyakan IR dimankan di satu lokasi di Blok M Jakarta Selatan dan IL diamankan di Jakan Tebet Timur Dalam Raya.

Sugeng mengatakan Dit Reskrimun saat ini tengah tangani tindak pidana penipuan terkait penerimaan calon taruna Akpol tahun 2019.

Satu Masih DPO, Komplotan Pencuri Kabel Listrik PJU Tanahbumbu Nyaris Bacok Polisi Saat Dibekuk

Polisi Menyamar Jadi Pembeli, Pengedar dan Kurir Sabu Dibekuk di Kotabaru

Pellapor atas nama PS anggota yang bertugas di Polres Banjarbaru . Saat itu pelapor bercerita anaknya yang sedang mengikuti taruna Akpol gagal di akademik. Dan tersangka IR menawarkan jasa siap meluluskan dengan syarat berikan dana Rp1 miliar.

Kemudian hal ini dikomunikasikan melalui WA dilanjutkan pertemuan tersangka IR dan korban di hotel G Sign. IR minta uang awal Rp 200 juta dan diberikan secara cash oleh korban.

"Setelah diterima uang dari korban, tersangka IR menghubungi tersangka IL yang mengaku mempunyai koneksi di Mabes dan Semarang," paparnya.

Tersangka IL pun meminta dana Rp1 miliar dan ditransfer korban via Bank Mandiri dan kemudian Rp 150 juta via bank BCA.

Sugeng pun mengatakan korban dan anaknya pernah berangkat ke Semarang bertemu kedua tersangka dan dijanjikan sang anak mengikuti pendidikan namun tak ada realisasinya.

Korban pun sempat mempertanyakan kepada dua tersangka kenapa anaknya tak lulus dan dijanjikan diterima pada penerimaan Akpol 2020. Tak juga diluluskan maka korban pun melaporkan.

Menurut Sugeng akibat aksi tersangka IR yang mengaku anggota polisi berpangkat AKP dan bertugas di Mabes ini korban mengalami kerugian Rp1.350,000.000.

Untuk kedua pelaku pihaknya persangkakan pasal Pasaldipersangka pasal 378 sub 372, jo 55, 56 KUHP dengan ancaman 4 tahun.

(banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: M.Risman Noor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved