Ekonomi dan Bisnis

Di Tengah Pandemi, Penjual Ikan Hias di Banjarmasin Ini Mampu Raup Untung

Seorang penjual ikan hias di Pengambangan, Banjarmasin, Kalsel, merintis usahanya ini sejak dua tahun silam dan kini mampu meraup jutaan rupiah.

Penulis: Jumadi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/JUMADI
Calon pembeli di tempat usaha ikan hias Khairil Anwar, warga Jalan Pengambangan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (12/8/2020) siang. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ikan cupang yang merupakan ikan hias, banyak memiliki penggemar, baik dari kalangan anak-anak hingga orang dewasa.

Warna yang dinilai cukup indah dan gerakan ekor yang menarik, membuat ikan ini terus diburu oleh kolektor.

Begipula jenis yang lain, yaitu Koi, Halfmoon, Plakat, Double Tail, Big Ear dan Fancy, juga menjadi incaran penyukanya.

Melihat antusiasme masyarakat seperti ini, mendorong Khairil Anwar, warga Jalan Pangambangan, Kelurahan Banjarmasi Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan ( Kalsel ), mendijadikannya sebagai lahan ekonomi.

Dua tahun lalu, dengan memanfaatkan garasi kecil di rumah, Khairil memulai usaha menjual ikan hias. Hasil jerih payahnya, jutaan rupiah berhasil diraup.

Tak mudah untuk memelihara ikan hias. Sebab, harus benar-benar tekun dan sabar, serta tidak mudah putus asa.

Botia, Si Belang yang Sudah Sulit Ditemukan di Kalsel, Tapi Jenis Ini Paling Diburu

VIDEO Bisnis Ikan Hias di Masa Pandemi Covid-19 Relatif Stabil

Ikan Koi Bawa Hoki bagi Pria Asal Barabai, Modal Awal Rp 500 Ribu Kini Raup Puluhan Juta

Penjualan Ikan Mas Koi di Banjarmasin Selalu Ramai

Perut Ikan Koi Membesar dan Enggan Makan, Kenapa ya?

Dikatakan Khairil kepada Banjarmasinpost.co.id,  Rabu (12/8/2020) siang, semula dirinnya hanya memiliki tiga pasang ikan. Kemudian, berhasil menjadikannya ratusan ekor hingga siap jual.

Menurutnya, usaha ini gampang-gampang susah. Ketelitian dan ketekunan tinggi diperlukan saat proses pemijahan hingga proses pembesaran burayak (anak ikan).

Tetapi pada saat mulai dewasa, ikan itu tidak memerlukan perawatan ekstra. Dirinya hanya memperhatikan pemberian pakan dan pergantian air yang rutin.

Rata-rata, kalau ikan cupang jantan, kategori biasa berkisar Rp 50.000 sampai Rp 80.000. Jika berkualitas tinggi,  Rp 300.000 sampai Rp 500.000 per ekornya.

Dalam sehari, dua ekor ikan berhasil dijual dengan kisaran harga Rp 200.000 hingga Rp 300.000.

Kalau nilai harga, katanya tergantung warna, ukuran dan performa ikan. "Semakin unik warnanya, maka biasanya harganya akan semakin mahal," terang Khairil.

Untuk masalah pemasaran dia memanfaatkan media sosial sebagai media promosi. Saat kolektor tertarik dengan ikan yang dipostingnya, maka para kolektor itu dengan sendirinya akan menghubungi dan datang ke rumah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved