Ekonomi dan Bisnis

Rincian Naiknya Harga Emas Antam Sentuh Level Rp 2.000, Sempat Anjlok Gara-gara Vaksin Covid-19

Harga emas PT Antam hari ini naik ke level Rp 2.000 per gramnya, padahal sehari sebelumnya sempat turun karena progres vaksin Virus Corona

Editor: Didik Triomarsidi
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Pengunjung melihat-lihat emas batangan sebelum memutuskan untuk membeli di Butik Emas Logam Mulia Antam, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung. 

100 gram Rp 97.012.000

250 gram Rp 242.265.000

500 gram Rp 484.320.000

1.000 gram Rp 968.600.000

Gara-gara Temuan Vaksin Covid-19 Harga Emas Anjlok

Harga emas mengalami penurunan setelah sempat mencapai level tertinggi, baik di tingkat global maupun dalam negeri. Ini didorong optimisme pasar terhadap pengembangan vaksin Covid-19.

Mengutip Bloomberg, pada perdagangan Rabu (12/8/2020) harga emas berjangka di divisi New York Mercantile Exchange untuk kontrak emas paling aktif pengiriman Desember 2020 turun 4,90 persen menjadi 1.941 dollar AS per ons.

Sementara di dalam negeri, harga emas batangan Antam pada hari ini turun Rp 30.000 menjadi Rp 1.026.000 per gram.

Harga buyback atau harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual emas batangannya berada di harga Rp 906.000 per gram atau turun Rp 48.000 dari harga kemarin.

Seorang staf menampilkan sampel vaksin Covid-19 yang tidak aktif di pabrik produksi vaksin China National Pharmaceutical Group Co., Ltd. (Sinopharm) di Beijing, ibukota China, 10 April 2020.
Seorang staf menampilkan sampel vaksin Covid-19 yang tidak aktif di pabrik produksi vaksin China National Pharmaceutical Group Co., Ltd. (Sinopharm) di Beijing, ibukota China, 10 April 2020. (Zhang Yuwei / XINHUA / Xinhua via AFP)

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan, penurunan harga emas yang cukup tajam ini di dorong beberapa sentimen. Salah satunya pengumuman Presiden Rusia Vladimir Putin atas ditemukannya vaksin Covid-19 pertama di dunia.

"Rusia mengumumkan penemuan ini, dan bisa menenangkan pasar sehingga fund-fund besar langsung melakukan taking profit (dari emas)," jelas Ibrahim dalam keterangannya, Rabu (12/8/2020).

Selain itu, melemahnya harga emas didorong oleh membaiknya ekonomi Amerika Serikat yang tercermin dari data tenaga kerja periode Juli 2020.

Pasar tenaga kerja AS berhasil menambah 1,76 juta pekerjaan di Juli 2020, membuat tingkat pengangguran turun dari 11,1 persen di Juni 2020 menjadi 10,2 persen di Juli 2020.

Sentimen-sentimen tersebut menenangkan pasar setelah sebelumnya panik, yang diantaranya karena kekhawatiran akan penanganan pandemi Covid-19 di global yang terus mengalami peningakatan kasus.

Kekhawatiran itu membuat investor memilih emas sebagai instrumen investasi yang lebih aman (safe haven). Ia bilang, emas bahkan sempat menyentuh level tertinggi di 2.074 dollar AS per ons pada perdagangan Minggu (2/8/2020).

Ilustrasi vaksin virus corona - WHO menyebut vaksin pertama Covid-19 paling cepat bisa digunakan pada awal 2021.
Ilustrasi vaksin virus corona - WHO menyebut vaksin pertama Covid-19 paling cepat bisa digunakan pada awal 2021. (Fresh Daily)
Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved