Breaking News:

Berita Banjarmasin

ULM Gelar Obrolan Seru Sore Hari, Apa Kabar Destinasi Wisata Daerahku Kala New Normal?

Program Studi Ilmu Komunikasi ULM Episode 1 Project Individu gelar Obseri (Obrolan Seru Sore Hari) mengangkat tema Apa Kabar Destinasi Wisata Daerahku

istimewa
ULM Gelar Obloran Sore Hari 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Program Studi Ilmu Komunikasi Episode 1 Project Individu menggelar Obseri (Obrolan Seru Sore Hari) mengangkat tema Apa Kabar Destinasi Wisata Daerahku Kala New Normal?

Pada Obseri yang digelar Rabu, 12 Agustus 2020 pukul 16.30 Wita itu memberikan edukasi serta pengetahuan kepada masyarakat mengenai pariwisata dan budaya terkait protokol kesehatan yang diterapkan di sejumlah objek wisata yang ada di daerah masing-masing kala new normal ini.

Sebagai pemateri yaitu Muhammad Iqbal, Duta Wisata HSS yang juga mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP ULM dan Yovita Dayanti, Duta Wisata HSU, Duta FKIP ULM 2018, Anggota Kampoeng Seni Boedaja.

Peringati Proklamasi RI ke 75, Polda Kalsel Bagikan Satu Juta Masker dan 2.000 Paket Sembako

HUT ke 70 Pemprov Kalsel, Paman Birin Luncurkan Tes Swab Masif untuk 10.000 Orang

Harga Emas Antam Naik Rp 12.000 Jadi Rp 1.040.000 Per Gram, Emas Dunia Turun, Hari Ini

Menurut Iqbal, berbicara new normal, memang sudah ada beberapa destinasi wisata yang dibuka, namun bukan berarti kita tidak memperhatikan protokol kesehatan.

"Misal tidak berkunjung saat suhu tubuh kita panas, menjaga jarak, menggunakan masker, membawa handsanitizer dan sebagainya tentunya hal tersebut juga pasti sudah di buat aturan oleh pengelola wisatanya," jelasnya.

Ditanyakan Yovita, apakah perlu pembatasan jumlah pengunjung di tempat wisata Menurut Iqbal, untuk ini sendiri sebenarnya masih fivety-fivety karena kita sebagai penggiat pariwisata tentunya menginginkan wisata daerah kita banyak dikunjungi wisatawan.

"Dan jika tidak dibatasi pun sebenarnya tidak apa apa asalkan tempat wisata tersebut sudah mengeluarkan SOP resmi serta telah melakukan simulasi terkait protokol kesehatan yang diterapkan ditempat wisata tersebut," terangnya.

Sambung Iqbal, berhubung pandemi maka tidak hanya HSS saja, namun seluruh daerah juga terdampak dan tertunda kegaitan atau acara acara besar yang biasanya masuk dalam event tahunan.

"Kamis di HSS tertunda dalam pemilihan Utuh Aluh HSS, acara-acara kesenian, acara 17 Agustus, peringatan hari Pramuka dan hari-hari besar lainnya," pungkas Iqbal.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved