Breaking News:

Pilkada 2020

Ini Jagoan PKS di Pilwali Banjarmasin, Bukan Petahana 

Meski tetap mengusung kadernya pada Pilwali Banjarmasin Tahun 2020, namun bukan nama Petahana Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina yang mendapat dukun

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: M.Risman Noor
achmad maudhody
Penyerahan SK Rekomendasi dukungan PKS terhadap Paslon Hj Ananda-Mushaffa untuk maju di Pilwali Banjarmasin Tahun 2020. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kurang dari satu bulan pendaftaran pasangan calon usungan partai politik (Parpol) di buka oleh KPU, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengumumkan jagoannya untuk maju di Pilwali Banjarmasin yang akan dilaksanakan pada 2020 mendatang, Minggu (16/8/2020).


Meski tetap mengusung kadernya pada Pilwali Banjarmasin Tahun 2020, namun bukan nama Petahana Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina yang mendapat dukungan.

Padahal, Ibnu merupakan kader yang diusung dan dimenangkan PKS bersama koalisi Parpol saat Pilwali Banjarmasin Tahun 2015 lalu. 

Ibnu pun notabene otomatis sudah memiliki modal politik dan sosial yang kuat karena menjabat sebagai Wali Kota Banjarmasin hampir selama lima tahun belakangan.

Alih-alih, nama Mushaffa Zakir lah yang muncul dalam surat keputusan (SK) Dewan Pimpinan Tinggi Pusat (DPTP) PKS. 

VIDEO Resmi, PKB Mendukung Ibnu Sina di Pilwali Banjarmasin

Resmi Didukung PAN di Pilwali Banjarmasin 2020, Hj Ananda Berpasangan dengan H Mushaffa Zakir

Dimana kader PKS yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Kota Banjarmasin tersebut didapuk sebagai Calon Wakil Wali Kota Banjarmasin. 

Ia dipasangkan dengan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin berbendera Golkar, Hj Ananda sebagai Calon Wali Kota Banjarmasin. 

Hal ini ditandai dengan penyerahan surat keputusan (SK) Rekomendasi DPTP PKS oleh Ketua DPD PKS Kota Banjarmasin, Hendra kepada Ananda dan Mushaffa di markas DPW PKS di Banjarmasin. 

Penyerahan SK Rekomendasi ini diisaksikan oleh Ketua Wilda Kalimantan DPP PKS, Habib Aboe Bakar Al Habsy, Ketua DPW PKS Kalsel, Ja’far dan Sekum DPW PKS Kalsel Awan Subarkah. 

Ketua Wilda Kalimantan DPP PKS, Habib Aboe Bakar Al Habsy menegaskan, ditetapkannya duet Ananda-Mushaffa sebagai pasangan calon yang diusung PKS sudah melalui berbagai mekanisme dan pertimbangan yang detil. 

Proses dan tahapan tersebut dimulai dari penjaringan di tingkat DPD PKS Banjarmasin, DPW PKS Kalsel, Wilda Kalimantan hingga ke DPTP PKS. 

"Tentu ada hasil survei. Di PKS detil sekali terkait pencalonan, ada survei, profiling juga ketat. Ini sudah dibahas di Tim Pemenangan Pemilu dan berlanjut dibahas di DPTP. Hasilnya yang berkembang memunculkan nama ini," kata Habib. 

Pada kesempatan ini, Habib tak menampik nama Ibnu dan beberapa kader PKS lainnya juga sebenarnya masuk dalam pertimbangan-pertimbangan partai dalam menentukan pasangan calon yang diusung. 

Namun keputusan PKS kata Habib sudah bulat didasari atas berbagai pertimbangan tadi. 

"Tidak ada alasan apa-apa. Ibnu orang baik, tapi partai memberikan kesempatan kepada kadernya, Mushaffa Zakir," kata Habib. 

Keputusan ini artinya memastikan koalisi tiga partai politik jelang Pilwali Banjarmasin, yaitu PKS, Partai Golkar dan PAN yang sebelumnya juga sudah menurunkan SK rekomendasi mendukung pasangan calon Ananda-Mushaffa.

Mendapat kepercayaan tersebut, Mushaffa mengakui bahwa di depannya menunggu pekerjaan yang tidak ringan yaitu untuk bisa berebut kursi Kepala Daerah di Kota Banjarmasin. 

"Ini tentu bukan pekerjaan yang ringan, namhn dengan segala kekurangan dan keterbatasan Insyaallah kami siap," kata Mushaffa. 

Hal senada juga disampaikan Ananda yang mengakui sebelumnya tidak pernah terlintas dipikirannya bisa diusung oleh PKS sebagai Calon Wali Kota Banjarmasin. 

"Insyaallah jalan yang kami lakukan ini sejalan dengan dakwahnya PKS, semoga jalan ini dimudahkan dan di ridhoi oleh Allah SWT," kata Ananda. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved