Berita Kotabaru
'Spiderman' Kotabaru Taklukan Menara Masjid Setinggi 25 Meter
Kemunculan 'Spiderman' di dua tempat ibadah umat muslim (masjid) menyita perhatian masyarakat Kotabaru. Sempat menyita perhatian, karena aksinya
Penulis: Herliansyah | Editor: Edi Nugroho
Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID,KOTABARU - Kemunculan 'spiderman' di dua tempat ibadah umat muslim (masjid) menyita perhatian masyarakat Kotabaru. Sempat menyita perhatian karena aksinya dengan mudah menaklukan menara setinggi 25 meter.
Aksi dilakukan 'spiderman' Kotabaru itu, selain di masjid Miftahul Janah. Namun aksi yang membuat jantung berdebar bagi yang menyaksikannya, juga dilakukan di masjid agung Husnul Khatimah, Minggu (16/8/2020) kemarin.
• Bupati Tapin Arifn Arpan Pimpin Peringatan Hari Kemerdekaan RI
Namun untuk diketahui, aksi oleh club atlet panjat tebing yang prestasinya sudah malang melintang di cabang olahraga itu. Bukanlah sebuah pencitraan, akan tapi sebuah aksi sosial sekaligus memeriahkan HUT RI ke-75.
Aksi sosial dilakukan Hamzah Fansyuri, mantan atlet panjat tebing di tahun 2000an ini cukup kreatif. Dengan kostum spiderman dikenakan, menara setinggi 25 meter dengan mudah ditaklukan.
Dilakukan Hamzah Fansyuri yang juga pelatih sekaligus pembina di club cabor panjat tebing ini. Karena aksi sosial itu dikemas dengan pembersihan menara di dua masjid.
"Jadi cuman bersih-bersih menara saja," kata Ancah panggilan akrab Hamzah Fabsyuri kepada banjarmasinpost.co.id, Senin (17/8/2020).
• Luncurkan Gebrak Masker di Kotabaru, Bupati H Sayed Jafar Bagikan Masker
Menurut dia, kegiatan panjat rutin dilakukan di hari kemerdekaan. Dengan pengibaran bendera Merah Putih di puncak gunung, namun tidak tahun ini.
Setelah berkoordinasi dengan rekan seprofesi (panjat) diputuskan. Memeriahkan HUT RI ke-75 tahun ini, diisi dengan aksi sosial.
"Untuk di Kotabaru kami memilih menara masjid Miftahul Janah dan Husnul Khatimah dengan ketinggian 25 meter. Kalau panjat panjat secara nasional ketinggiannya 18 meter," ujar Ancah kepada banjarmasinpost.co.id.
Apakah ada rasa khawatir "Tidak ada sih rasa khawatir," terang Ancah.
Walau demikian, sudah terbiasa dengan ketinggian. Sebagai mantan atlet panjat tebing, ia tetap memperharikan keselamatan saat melakukan pemanjatan.
"Saat naik dan mau turun tali dan kelangkapan diperiksa dan dipastikan benar-benar amat. Safety lah pokoknya," kata 'Spederman' Kotabaru ini. (Banjarmasinpost.co.id//Helriansyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/spiderman-kotabari.jpg)