Breaking News:

Berita Tanbu

Tak Kebagian Jatah Dokter Internship, RSUD Tanahbumbu Lakukan Ini untuk Optimalkan Pelayanan

Tak kebagian jatah dokter Internship, RSUD Tanahbumbu kini mengoptimalkan pelayanan dengan dokter yang ada

banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Kepala Tata Usaha RSUD Tanbu, M Shaleh 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor Tanahbumbu, saat ini sebagai rumah sakit bertipe C, cukup lengkap dengan jumlah dokter yang tersedia.

Ketersediaan dokter di rumah sakit daerah ini, cukup lengkap. Sehingga untuk penanganan bila tidak terlalu parah, pasien bisa ditangani tanpa harus di rujuk ke rumah sakit lainnya.

Di RSUD Tabu ini, dokter yang aktif adalah dokter penyakit dalam ada 2 dokter, dokter anak ada 3 orang, obgin ada 3 orang, bedah umum ada 4 orang, ortopedi ada 1 orang.

Selain itu, dokter spesialis jiwa ada 1 orang, spesailis syaraf 1 orang, spesialis mata 1 orang, spesialis rehab medic 1 orang, spesialis THT ada 1 orang, spesialis kulit dan kelamin 1 oranf, anastesi ada 2 orang, speaialis radiologi ada 1 orang, dan spesialis patologi klinik ada 2 orang.

Praktik Dokter Gigi di Kota Banjarmasin Masa Pandemi Covid-19, Pasien Pun Diminta Mengenakan APD

Dokter Gigi di Banjarmasin Masa Pandemi Covid-19, Tetap Buka Layanan Meski Berisiko Begini Alasannya

Postingan Dokter Tirta Tanggapi Kondisi Jerinx SID Disorot, Ada Foto Nora Alexandra

Terlebih lagi, tahun-tahun sebelumnya terus mendapatkan tambahan amunisi dokter dengan adanya program Dokter Internship. Namun, pihak rumAh sakit terpaksa harus memaksimalkan pelayanan dokter yang ada.

Sebab, per awal agustus lalu, Tanahbumbu tak kebagian jatah lagi untuk program ini di 2020. Pasalnya setelah berakhir di Juli kemarin, dokter telah berpamitan dan biasanya langsung disambung dengan dokter lainnya lagi. Namum tidak kali ini, Tanbu malah tak kebagian jatah lagi.

Hal ini diungkapkan Kepala Bagian Tata Usaha RSUD dr H Andi Abdurrahman Noor Tanbu, M Shaleh, Senin (17/8/2020).

Dia mengatakan program Dokter Internship kemarin telah berakhir per 6 bulan.

"Seharusnya ada lagi langsung bersambung. Tapi Tanbu tidak dapat dan hanya ada beberapa daerah yang dapat di Kalimantan Selatan," kata Shaleh kepada banjarmasinpost.co.id.

Sebelumnya, dia mengakui sangat terbantu sekali dengan program tersebut. Sebab, penyebarannya hampir di semua Puskesmas yang ada di Kabupaten Tanahbumbu.

Cegah Timbul Selulit, Begini Tips dari Dokter Spesialis Kulit RSUD Ansari Saleh Banjarmasin

"Ya, tahun ini Kalsel hanya dapat 42 orang saja dan ditempatkan khusus pada RS Rujukan Covid-19 yaitu RSUD Ulin, RS Anshari Saleh , RSUD H Hasan Baseri dan RSUD H Boejasin Plaihari," katanya.

Padahal biasanya, Tanbu biasanya dapat jatah sebanyak 18 orang. Namun tahun ini tidak ada, lantaran diperkiran lulusan jumlahnya berkurang. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved