Pelaku Sodomi di Kapuas Ditangkap

BREAKING NEWS : Predator Anak di Kapuas Ditangkap Polisi, Puluhan Bocah SD Jadi Korban Sodomi

Polres Kapuas Kalteng berhasil menangkap seorang predaktor anak. Aksi pelaku membuat puluhan bocah sd jadi korban sodomi.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman
Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti didampingi Kasat Reskrim AKP Tri Wibowo dan Kapolsek Kapuas Barat Ipda Eko Basuki Trimortiono, saat merilis pengungkapan kasus sodomi terhadap anak, Selasa (18/8/2020) pagi 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Polres Kapuas di Kabupaten Kapuas,  Provinsi Kalimantan Tengah,  menangkap lelaki berinisial SP alias US (39), pelaku sodomi terhadap bocah SD.

Korbannya puluhan diperkirakan hampir 20 orang. Warga Kapuas Barat, Kabupaten Kapuas itu pun kini telah dijebloskan ke balik jeruji tahanan.

Dimana pelaku diamankan jajaran Satreskrim Polres Kapuas dan Polsek Kapuas Barat, Minggu (16/8/2020) lalu.

Pengungkapan kasus ini pun dirilis langsung Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti didampingi Kasat Reskrim AKP Tri Wibowo dan Kapolsek Kapuas Barat Ipda Eko Basuki Trimortiono, Selasa (18/8/2020) pagi.

Sadis, Bocah 12 Tahun di Katingan ini Dibunuh Lalu Disodomi Kemudian Kepalanya Dipenggal

Pelaku Sodomi, Pembunuh Bocah Tanpa Kepala Ternyata Sudah Berkeluarga

Penjaga Sekolah Diduga Sodomi Murid Kelas 2 SD, Pelaku Ancam Korban Jika Lakukan Ini

"Ya, hari ini kami merilis kasus pencabulan terhadap anak, korbannya semua laki-laki, usia sekolah dasar," kata Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti.

Dilanjutkannya, sampai saat ini Polres Kapuas masih mendata para korbannya.

"Yang terdata sebagaimana pengakuan pelaku, korbannya kurang lebih hampir 20 orang anak yang disodomi," ujarnya.

Polres Kapuas pun masih melakukan pengembangan terhadap kasus sodomi anak itu.

"Kami masih mencari keberadaan anak-anak yang diperkirakan menjadi korban, sehingga bisa dilakukan rehabilitasi terhadap para korban tersebut," ujarnya.

Pedofil dari Kotabaru: 7 Korban Disodomi 7 Lainnya Diraba dan Diciumi, Ada yang Masih TK

Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 82 UU nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perppu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua UU Perlindungan Anak.

"Ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun," beber Kapolres.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved